Breaking News
Memuat breaking news...

Mendarat Di Bireuen, Rohingya Akan Dipindahkan Ke Lhokseumawe

Redaksi
Redaksi
Minggu, 6 Maret 2022 - 5.27 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BiREUEN (Waspada): Pengungsi Rohingnya yang terdampar di Desa Alue Buya Pasi Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen direncanakan akan dipindahkan Ke Kota Lhokseumawe.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengatakan, setelah koordinasi dengan pihak Imigrasi, IOM, dan UNHCR, Warga Negara Asing (WNA) tersebut rencana akan dipindahkan ke Kota Lhokseumawe.

“Mengingat di Bireuen tidak ada penampungan yang layak, maka WNA (Rohingya) akan dipindahkan ke Lhokseumawe, di sini hanya ditampung sementara,” kata AKBP Mike Hardy Wirapraja, disela kunjungan ke tempat penampungan sementara Rohingya, Minggu (6/3).

Selama di penampungan sementara, mereka dilakukan tes swab antigen mengingat masih masa pandemi Covid-19. Selain itu juga dilakukan tes kesehatan umum.

Sekarang, lanjut dia, Bupati Bireuen sedang berkoordinasi dengan Wali Kota Lhokseumawe mengenai pemindahan WNA tersebut. "Apabila semua sudah selesai, mereka langsung dipindahkan,” ujar AKBP Mike Hardy Wirapraja.

Terkait apakah mereka memiliki kartu UNHCR atau penyebab mereka terdampar belum diketahui pasti karena masih sebatas pemeriksaan kesehatan. (b23)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement