Breaking News
Memuat breaking news...

Mensos Kecewa Penanganan Penyebab Banjir Agara Kurang Maksimal

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 November 2023 - 9.43 PM WIB
Mensos Kecewa Penanganan Penyebab Banjir Agara Kurang Maksimal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): Mensos RI, Tri Rismaharini saat kunjungannya disertai dengan peninjauan aliran sungai di Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, Kamis (30/11) siang sempat menggerutu terkait pengerukan aliran sungai yang menurutnya kurang maksimal.

"Ini harus kembali dikeruk, bersihkan kembali material kerikil dan batu-batu ini. Bongkar jembatan itu, dan naikkan kembali," gerutunya. Menurut dia, pengerukan aliran sungai yang berada di tengah-tengah pemukiman warga tersebut, mesti kembali dilakukan karena dinilainya kurang maksimal.

Bahkan, dia mencetuskan akan memberikan bantuan dana penanganan pengerukan aliran sungai. "Sungai-sungai harus dilakukan normalisasi," sebut Mensos.

Diketahui, kunjungan Mensos, di Kabupaten Aceh Tenggara, selain menyantuni bagi dua ahli waris yang meninggal dunia pada peristiwa banjir tersebut, termasuk juga menyalurkan bantuan lainnya.

Pantauan Waspada.id, kedatangan Mensos di lokasi dampak banjir tersebut, pertama menyambangi tenda Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak dampak banjir, sempat sedikit bertutur sapa dengan warga setempat.

Dalam kunjungan agenda itu, disambut oleh Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir M. Si, dan jajaran Muspida plus serta Kepala OPD nya, tampak diantaranya, Kepala BPBD Agara, Nazmi Desky, Kepala Dinas Sosial Agara, Bahagia Wati, Sekretaris Daerah Agara, Yusrizal, serta kepala dinas lainnya.(cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement