Breaking News
Memuat breaking news...

Minat Masyarakat Belanja Di Pasar Murah Pemkab Pijay Tinggi

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 Maret 2022 - 12.02 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PIDIE JAYA (Waspada): Minat masyarakat belanja dipasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pemkab Pijay) sangat tinggi.

Pasalnya, semua barang (lima komoditi) yang di dijual pada pasar murah semuanya habis terjual.
“Hari ini pertama kita gelar pasar murah (Kantor Camat Bandar Dua), dan barang yang disediakan semuanya habis terjual,” kata Kabid Pengembangan Perdagangan Disperindagkop Pijay, Azharyadi kepada Waspada, Sabtu (19/3).

Adapun lima komoditi yang dijual berupa gula (Rp12.500 per kilogram), minyak goreng (Rp20.000 per liter), tepung (Rp8.500 per kilogram), beras (Rp85.000 per 10 kilogram), dan telur (Rp35.000 per ikat).

Setiap masyarakat diberikan jatah pembelian, minyak goreng 2 liter, beras 5 sak, telur 1 ikat, tepung 2 kg, dan gula 2 kg.

Dalam penggelaran pasar murah, pemerintah menyediakan beras 6000 kg, telur 30.200 butir, minyak goreng 8.800 liter, tepung 1000 kg, dan gula 8350 kg, dan jumlah tersebut dibagi menjadi empat lokasi.

Adapun lokasi pasar murah yaitu Kantor Camat Bandar Dua, Kantor Camat Trienggadeng, halaman terminal Meurah Dua, dan kantor Camat Bandar Baru, dan Pasar murah digelar 19-22 Maret. (b23)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement