Breaking News
Memuat breaking news...

MKKS Gelar Seminar Nasional, Illiza Jadi Keynote Speaker

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 2.52 PM WIB
MKKS Gelar Seminar Nasional, Illiza Jadi Keynote Speaker
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan mutu lulusan siswa tingkat SMA, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Banda Aceh dan Aceh Besar menggelar Seminar Nasional Dan Workshop mulai tanggal 14-16 Oktober 2023 di Aula SMA Labschool Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Magister Administrasi Pendidikan (MAP) USK dan Balai Guru Penggerak Provinsi Aceh, itu menghadirkan keynote speaker anggota DPR RI asal Aceh Hj. Illiza Saaduddin Djamal, SE.

Ketua MKKS SMA Banda Aceh, Zulfikar, SE MSi mengatakan acara seminar dan workshop tersebut diikuti oleh 200 peserta, diantaranya kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, Perwakilan guru SMK dan SLB, guru besar USK, Dosen dan mahasiswa

“Seminar nasional dan workshop pendidikan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan di mana para pendidik dapat terus belajar, berbagi ide, dan berkontribusi pada perkembangan pendidikan yang lebih baik,” kata Zulfikar.

Sementara itu Anggota DPR RI Hj. Illiza Saadudin Djamal, SE dalam paparannya mengatakan menjadi seorang pendidik atau guru itu tidaklah susah. Dan kalau Aceh ingin menjadi terdepan dalam pendidikan, maka para guru haruslah senatiasa mengikuti perubahan zaman dan juga perubahan kurikulum, apalagi kurikulum pendidikan di Aceh berbeda dengan daerah lain.

“Di Aceh ada kekhususan dalam pelaksanaan Syariat Islami. Sehingga dalam muatan lokal juga dimasukkan materi-materi tentang syariat Islam,” kata Illiza.

Anggota Komisi X DPR RI itu menambahkan dalam penerapan implementasi kurikulum merdeka hal yang harus dilakukan diantaranya menciptakan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan lingkungan peserta didik dan khusus di Aceh haruslah diberikan kemerdekaan (kebebasan) ke arah pendidikan yang islami sesuai yang berlaku di Aceh saat ini.

“Guru sebagai pendidik haruslah mampu memberikan pembelajaran dengan sentuhan kasih dan sayang. Selain itu harus mampu membuat siswa untuk mampu mengenal dirinya sendiri dengan memperbaiki akhlak maka InsyaAllah pendidikan akan berjalan dengan baik,” ungkap Illiza.

Ketua Panitia Pelaksana, Jamaluddin S.Pd, M.Pd mengatakan kegiatan Workshop dan seminar ini juga menghadirka pemateri nasional, diantaranya Sekjen APMAPI Prof. Dr. Suryadi, M.Pd, praktisi kurikulum merdeka Kemendikbudristek, Prof. Neti Karnati, M.Pd, Guru Besar UNJ, Praktisi Kurikulum Merdeka, Kepala Badan Guru Penggerak Provinsi Aceh, Dosen USK, wakil sekolah enggerak Dr. Erlawana, S.Pd.,M.Pd, Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh dan Kepala SMA Negeri 1 Banda Aceh Nilawati, S.Pd.,M.Pd.(b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement