Breaking News
Memuat breaking news...

Mobil Wartawan Dibakar, Pelaku Diduga Bandar Narkoba

Redaksi
Redaksi
Minggu, 11 Februari 2024 - 4.05 PM WIB
Mobil Wartawan Dibakar, Pelaku Diduga Bandar Narkoba
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Mobil wartawan media online Tobapos, Tomy Nainggolan, 40, dibakar orang tak dikenal berjumlah empat orang mengendarai sepeda motor, Minggu (11/2) dinihari pukul 03:40 Wib.

Pembakaran mobil terjadi di kediamannya kawasan Helvetia, Medan setelah kasus penganiayaan dialami Tomy Nainggolan pada 8 Februari lalu, mengakibatkan korban terluka serius dan mendapat perawatan di rumah sakit. Pelaku saat itu menurutnya, tiga orang diduga suruhan seorang bandar Narkoba.

Tomy mengatakan, mobil miliknya yang di parkir di depan rumah terbakar 100 persen. Bahkan akibat pembakaran itu, seorang balita ikut menjadi korban, tangannya melepuh.

Beberapa tetangga korban saat itu membantu memadamkan api dengan menyiram pasir dan air, dan sekira satu jam kemudian api bisa dipadamkan.

Menurutnya, pembakaran mobil dilakukan menggunakan bom molotov, yakni botol berisi minyak yang ujungnya diberi sumbu. "Ada sekira lima botol berada di bawah tangki minyak mobil lalu dibakar, saksi-saksi mendengar empat kali ledakan, ini merupakan upaya pembunuhan," kata korban telah melaporkan kasus itu ke Polda Sumut.

Pelaku diperkirakan empat orang mengendarai sepeda motor, memakai helm dan masker.

Kata dia, pembakaran mobil diduga rentetan dari kasus penganiayaan terhadap dirinya di Jl. Kelambir V Gg Anas, Deliserdang, Kamis (8/2/2024).

Ia menduga otak pelakunya bandar Narkoba berinisial O, dilatarbelakangi pemberitaan.

Menurutnya, saat ini bandar tersebut telah memindahkan "sarang" Narkoba sabu-sabu hingga pil ekstasi skala besar dari Gang Pantai dekat pajak/pasar Kampung Lalang, Medan ke kawasan yang disebut "Lembah" di Jl. TB Simatupang Gg Mushola ke arah sungai di Medan Sunggal.

Ia juga menduga kiloan sabu-sabu setiap harinya habis terjual di Lembah dan sampai saat ini masih tetap aktif.(m10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement