Breaking News
Memuat breaking news...

MUI Medan Laksanakan Muhasabah Bersama Dewan Pertimbangan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Desember 2022 - 12.20 PM WIB
MUI Medan Laksanakan Muhasabah Bersama Dewan Pertimbangan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Mengokohkan visi, misi sekaligus evaluasi dan penguatan kinerja Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Pimpinan (DP) MUI Kota Medan, laksanakan muhasabah (evaluasi) bersama seluruh Dewan Pertimbangan dan seluruh komisi-komisi DP MUI Kota Medan, Rabu (21/12) sore di aula kantor MUI Kota Medan, Jl Amaliun Medan.

Hadir diacara Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr Hasan Matsum, MA, Wakil Ketua Drs Burhanuddin Damanik, KH. Zulfikar Hajar, Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Dr Syukri Albani Nasution, Ketua Dewan Pertimbangan, Prof Dr H Mohd Hatta, Ketua Muhammadiyah Kota Medan, Drs. H. Burhanuddin, M.Ag, Ketua Alnittihadiyah Drs. H. Sempurna Silalahi, Anggota Dewan Pertimbangan Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, S.E dan Drs. H. Abdillah, S.E, Ak, MBA.

Dikatakan Hasan Matsum, dengan semangat dan dukungan pengurus serta kerjasama dengan berbagai pihak terutama Pemerintah Kota (Pemko) Medan, maka DP MUI Kota Medan telah memprogramkan dan melaksanakan berbagai kegiatan yang tentunya tetap berpedoman kepada Pedoman Dasar (PD) dan Pedoman Rumah Tangga (PRT) MUI.

"Dengan hasil evaluasi kerja yang ada, bukan menunjukkan MUI banyak bekerja, keluh kesah atau menyatakan pekerjaan selesai. Namun sesungguhnya peran MUI semakin sensitif ke depannya, sehingga diperlukan sinergi antara ulama dan umara untuk kemaslahatan bersama," ucap Hasan Matsum.

Ia juga memaparkan kegiatan MUI Kota Medan selama setahun, diantaranya pelatihan mengukur arah kiblat, sosialisasi menanggulangi kenakalan remaja, penelitian kecenderungan leberagamaan Gen Z di Kota Medan dan kegiatan lainnya.

"Untuk evaluasi atau target kedepan, di antaranya pembentukan LPH dan lainnya," ucap Hasan Matsum.

Sementara Prof, Dr Mohf Hatta, mengapresiasi kinerja MUI Kota Medan dan mengingatkan agar MUI selalu ketat menjaga administrasi.
"Kita harus selau ingat kembali soal sejarah sosial-keagamaan berdirinya MUI, salah satunya merespons polarisasi umat Islam kala itu. Karena itu, MUI saat ini juga harus mampu menjadi perekat umat," imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Dato' Syamsul Arifin, berharap MUI Kota Medan mampu menjadi solusi atas krisis umat. MUI Medan berpolitik keummatan, tidak di bawa ke kiri-kanan, menjadi perekat umat, karena suara lebih MUI didengar.

"MUI Medan harus mampu membaca kebijakan strategis dan berperan untuk keumatan. Harus selalu hadir berdakwah atau hanya silaturahmi biasa ke masjid-masjid walau tanpa jadwal serta mampu membangkitkan ekonomi umat Islam," pintanya.

Sedangkan Abdillah menyatakan, MUI sangat berpotensi dan hampir satu- satunya saat ini yang mampu menjadi perekat umat. "MUI juga harus mampu membangun kesadaran keagamaan dan keberagaman masyarakat. Jangan sampai malah di MUI yang menimbulkan permasalahan sehingga MUI harus tetap mampu bekerjasama dan sama-sama bekerja dengan seluruh elemen masyarakat," imbuh Abdillah.

Sempurna Silalahi, juga berharap dutahun 2023, anggaran MUI Kota Medan harus langsung menyentuh umat, atau memberikan kemaslahatan.

"Tidak hanya seminar-seminar. Pada tahun 2024, MUI bisa tetap menjadi perekat umat dan jangan terlibat politik praktis," tuturnya. (h01)

Teks
Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr Hasan Matsum, MA bersama Dewan Pertimbangan MUI Medan, Rabu (21/12). Waspada/Yuni Naibaho

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement