Breaking News
Memuat breaking news...

MUI Sumut Nilai Pernyataan AS Ke Palestina Bukti Pertolongan Allah Nyata

Redaksi
Redaksi
Minggu, 21 Januari 2024 - 3.32 PM WIB
MUI Sumut Nilai Pernyataan AS Ke Palestina Bukti Pertolongan Allah Nyata
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Amerika Serikat mulai peduli terhadap negara Palestina, merupakan bukti pertolongan Allah semakin nyata. Demikian disampaikan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Dr.Maratua Simajuntak bersama Wakil Dr. Ardiansyah Lc, MA, yang juga juru bicara MUI Sumut, Minggu (21/1).

Hal ini disampaikan Dr.Ardiansyah terkait Amerika Serikat mengusulkan pembentukan Negara Palestina sebagai cara untuk menjamin keamanan jangka panjang bagi Israel dan untuk membangun kembali wilayah Gaza pasca agresi.

Dalam kunjungannya ke beberapa negara Timur Tengah pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, pembentukan negara Palestina bisa menstabilkan Timur Tengah dan mengisolasi Iran.

Menurut Ardiansyah situasi semakin sulit dihadapi Israel dalam negeri mereka. Hal ini terbukti dengan desakan mundur dan demo terus menerus dari warga Israel sendiri. Belakangan, PBB dan konon Amerika juga telah mengakui Palestina sebagai negara yang berdaulat.

"Inilah pertolongan Allah dari arah lain yang tak pernah diduga siapapun. Bagaimana Allah SWT membalikkan ‘kemenangan’ darat atas Palestina sebagai jalan kehancuran Zionis Israel," ujar Ardiansyah.

Lanjut dia, tuntutan dunia ke mahkamah internasional atas Netanyahu sebagai penjahat perang dan kemanusiaan terhadap warga Gaza semakin mengucilkan Israel dari percaturan dunia International.

Sehingga wajib bagi umat Islam dimanapun berada untuk terus mendukung Palestina sebagai negara berdaulat merdeka sejajar dengan negara-negara lain.

Berhak atas tanah, laut dan udaranya. Merdeka dan berdaulat penuh atas wilayahnya, menentukan arah politik dan ekonomi dalam negerinya. Setiap organisasi Islam dan individu muslim/ah wajib merasakan penderitaan warga Palestina khususnya Gaza sebagai penderitaannya. Sehingga berupaya terus tanpa henti untuk menggalang dukungan dan bantuan untuk kemerdekaan Palestina.

Karenanya, sambung Ardiansyah, kepedulian umat Islam dan masyarakat dunia diharapkan, diminta atau tidak merupakan kewajiban kita, memberi pembelaan terhadap Palestina.

"Sebagai saudara, ibaratnya kita adalah satu tubuh sebagaimana yang diisyaratkan Rasulullah SAW dalam sabda beliau, perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam. HR. Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad dari Sahabat an-Nu’man bin Basyir," pungkasnya.(m22)

Ilustrasi

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement