Breaking News
Memuat breaking news...

MUI Tolak Kehadiran Tim Senam Israel Di Indonesia

Redaksi
Redaksi
Jumat, 10 Oktober 2025 - 8.42 AM WIB
MUI Tolak Kehadiran Tim Senam Israel Di Indonesia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengeluarkan pernyataan yang mendesak pemerintah Indonesia untuk menolak kehadiran tim senam Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

Desakan ini didasarkan pada prinsip konstitusional Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang segala bentuk penjajahan.

Sekretaris Jenderal MUI, Dr. H.Amirsyah Tambunan, kepada Waspada.id, Kamis malam (9/10/2025), menegaskan bahwa penolakan ini sejalan dengan amanat konstitusi.

"Argumen saya sesuai dengan amanat konstitusi, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," tegasnya.

MUI menggarisbawahi tiga alasan utama yang mendasari penolakan tersebut:

Pertama, Amanat Konstitusi: Indonesia memiliki kewajiban konstitusional untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Dukungan ini tidak boleh terganggu oleh kepentingan apapun.

Kedua, Tidak Ada Hubungan Diplomatik: Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, dan pemerintah perlu konsisten dengan kebijakan ini.

Ketiga, Potensi Gejolak Publik: Kehadiran atlet Israel dikhawatirkan akan memicu reaksi negatif dari masyarakat yang mendukung perjuangan Palestina, serta berpotensi merusak kepercayaan publik.

MUI berharap pemerintah Indonesia dapat mengambil tindakan tegas dengan tidak mengizinkan tim Israel untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat mencerminkan komitmen Indonesia terhadap isu kemerdekaan Palestina dan menjaga stabilitas nasional.(rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement