Breaking News
Memuat breaking news...

MUISU Gelar Workshop Peduli Lingkungan Dan Kelola Sampah Sumber Rupiah

Redaksi
Redaksi
Minggu, 16 Oktober 2022 - 5.23 PM WIB
MUISU Gelar Workshop Peduli Lingkungan Dan Kelola Sampah Sumber Rupiah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (DP MUISU) menggelar workshop tentang motivasi kesehatan, sadar lingkungan dalam persfektif Islam yang dilaksanakan di aula MUI Jalan Majelis Ulama Nomor 3 Medan, Sabtu (15/10).

Ketua Bidang/Komisi Sosial Bencana MUISU Dra. Hj Laila Rohani M.Ag menyampaikan kegiatan dimaksudkan dapat meningkatkan kesadaran umat dalam mengelola sampah dalam kehidupan sehari hari.

"Dengan pengelolaan yang benar maka sejatinya sampah bukan menjadi masalah tapi malah dapat menjadi sumber Rupiah," kata Laila didampingi Sekretaris Hj. Nani Ayum Panggabean.

Sedangkan narasumber pada kegiatan, Wakil Ketua Umum MUISU Dr. H. Ardiansyah Lc. MA, Sekretaris Umum MUISU Prof. Dr. H Asmuni dan praktisi lingkungan Sumut Ainun Saniah.

Ketua Umum MUISU Dr. H. Maratua Simanjuntak diwakili Bendahara Umum Drs. H. Sotar Muda Nasution MHB mengungkapkan pentingnya umat selalu menjaga kelestarian lingkungan sebab alam raya ini merupakan anugerah Allah untuk kehidupan seluruh manusia secara berkesinambungan.

Menurut Sotar keberhasilan melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan harus diawali dari lingkup terkecil yakni individu dan selanjutnya menjadi kampanye bersama sehingga akan memberikan manfaat lebih baik.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas program yang dilaksanakan Bidang Sosben MUISU untuk menjadikan sampah dapat menjadi sumber pendapatan yang sangat membantu perekonomian masyarakat.

Diharapkan kepada pengurus majelis taklim, orgnaisasi kepemudan Islam dan elemen umat Islam lainnya dapat meningkatkan kesadaran umat dalam mengelola lingkungan dengan baik agar kampanya pelestarian lingkungan serta program pengelolaan sampah sebagai sumber peningkatan ekonomi umat dapat tercapai dengan baik.

Pembina Yayasan Pendidikan Bina Santri Medan ini juga menyampaikan bahwa program mengelola sampah ini menjadi budaya dalam lingkungan sekolah, yaitu setiap siswa diajarkan tidak membuang sampah sembarangan dan secara aktif melaksanakan pengelolaan sampah sebagai salah satu sumber yang memberikan manfaat kepada siswa dan masyarakat.

Berikan contoh

Pembicara, Dr. H. Ardiansyah Lc. MA menyampaikan, umat Islam sangat perlu memberikan contoh dalam hal kebersihan lingkungan. Dimana, satu hadist yang menyebutkan kebersihan sebagian dari iman.

"Maka, perlu sekali mengajak berbagai element untuk peduli akan kebersihan lingkungan. Kaum muda, utamanya mahasiswa perlu membuat gerakan bersih-bersih lingkungan seperti pembersihan sungai. Janganlah ada sebutan parit busukn(sankin kotornya). Jika dibersihkan oleh kaum muda/mahasiswa, pasti berubahlah parit busuk itu?Ini langkah positif," kata Ardiansyah.

Acara diwarnai praktek pengolahan sampah menjadi produk daur ulang.(m22)

Waspada/Anum Saskia
Wakil Ketua Umum MUISU Dr. H. Ardiansyah Lc. MA,Bendahara Umum Drs. H. Sotar Muda Nasution MHB bersama panitia kegiatan dan sebagian peserta foto bersama.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement