Breaking News
Memuat breaking news...

Musa Rajekshah Dorong Teknologi Digital Perkuat Mitigasi Gempa

Redaksi
Redaksi
Minggu, 23 Agustus 2026 - 9.29 AM WIB
Musa Rajekshah Dorong Teknologi Digital Perkuat Mitigasi Gempa
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah, (ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah, mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sistem peringatan dini gempa berbasis teknologi digital.


Langkah tersebut dinilai penting agar informasi gempa dapat diterima masyarakat secara cepat dan mudah diakses.

Dorongan itu disampaikan menyusul masih tingginya aktivitas gempa di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

Musa menilai sistem peringatan dini BMKG perlu dikembangkan agar dapat terintegrasi langsung dengan perangkat telepon seluler masyarakat. Dengan demikian, informasi mengenai lokasi dan kekuatan gempa dapat diterima secara real time.

“Alat-alat BMKG ini sudah ada. Tapi kalau tidak ada sinyal pemberitahuan yang langsung menyebar ke masyarakat, juga tidak ada gunanya. Sekarang kita sudah memasuki era digital. Apakah provider bisa dikoneksikan dengan BMKG?” ujar Musa dikutip dari relis yang diterima, Sabtu (22/08/2026), di Jakarta.

Politisi yang akrab disapa Ijeck tersebut mencontohkan sistem peringatan gempa di Jepang yang mampu memberikan notifikasi langsung ke telepon seluler masyarakat ketika gempa terjadi.

“Saya lihat di Jepang, begitu ada gempa, handphone langsung memberikan alert yang berisi lokasi dan kekuatan gempa. Kita belum seperti itu, padahal alatnya sudah ada,” katanya.

Menurut Musa, integrasi antara BMKG dan penyedia layanan telekomunikasi perlu dikaji agar informasi kebencanaan dapat disebarluaskan secara cepat kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Selain penguatan teknologi, Musa juga meminta pemerintah meningkatkan edukasi mitigasi bencana sejak usia dini. Ia menilai pemahaman mengenai kebencanaan perlu diberikan secara sistematis melalui pendidikan di sekolah.

Menurutnya, materi mitigasi bencana yang masuk dalam kurikulum dapat membantu membangun kedisiplinan sekaligus membentuk kebiasaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

“Pendidikan mitigasi bencana harus dimulai sejak dini. Kalau sudah diajarkan di sekolah, anak-anak akan terbiasa mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” pungkasnya.

Dengan penguatan sistem peringatan dini dan edukasi mitigasi, Musa berharap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempa dapat semakin meningkat sehingga risiko korban maupun kerugian akibat bencana dapat ditekan. (Id10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement