Breaking News
Memuat breaking news...

Nelayan Desa Kuala Lama Keluhkan BBM Mahal ke M Nuh

Redaksi
Redaksi
Senin, 20 November 2023 - 9.07 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG, (Waspada); Para nelayan di Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Serdangbedagai, Sumatera Utara, keluhkan mahalnya harga bahan bakar minyak. Mereka menaruh harapan pemerintah dapat memberi subsidi BBM untuk mereka.

Abu Hasan salah seorang Nelayan di Desa Kuala Lama menyampaikan bahwa mahalnya BBM ini membuat para nelayan kesulitan.

"Kalau kami pergi melaut, terkadang hasil tangkapan ikan dapat banyak, terkadang dapat sedikit. Tetapi solar yang kami keluarkan, jumlahnya tetap sama. Kami sangat berharap adanya subsidi BBM dari pemerintah,” keluhnya kepada anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh ketika menyambangi konstituennya, Minggu (19/11).

Belum selesai masalah BBM, para nelayan di sana juga harus bersaing dengan nelayan dari luar dengan peralatan canggih.

"Banyak nelayan dari luar daerah dengan peralatan yang terbilang canggih, mencari ikan di daerah sini. Jadi, nelayan di sini yang dengan peralatan seadanya, kalah bersaing dalam menangkap ikan," ucapnya.

Para nelayan mengharapkan situasi sulit itu bisa diatasi dengan adanya aturan. "Kami berharap ada zonasi untuk melindungi nelayan Desa Kuala Lama,” pinta Rahmat, nelayan lain yang juga hadir dalam kesempatan itu.

Keluhan lain yang disampaikan para nelayan di Desa Kuala Lama juga tentang lahan yang mereka tempati lebih dari 20 tahun lalu ternyata sudah dikuasai oleh pengusaha dari luar.

Bahkan, pengusaha tersebut sudah mendapat legalitas tanah yang disinyalir sudah sampai tahap sertifikat.

"Padahal kami tidak pernah tahu akan adanya proses tersebut. Dan lebih parahnya lagi, kami dikenakan pajak atau pungutan usaha karena sudah dianggap menumpang di tanah yang sudah kami tempati lebih dari 20 tahun tersebut,” keluhnya.

Menanggapi curhatan konstituennya itu, Muhammad Nuh yang sekarang juga diamanahi sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara berjanji akan menyampaikan keluhan nelayan yang ada di Desa Kuala lama ke Kementerian terkait.

"Saya akan perjuangkan aspirasi kawan-kawan ke Pusat. Semoga mendapatkan hasil yang memuaskan,” tukas Nuh.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement