Breaking News
Memuat breaking news...

Netanyahu Pidato, Ratusan Delegasi Negara Di Sidang PBB Walk Out

Redaksi
Redaksi
Jumat, 26 September 2025 - 11.22 PM WIB
Netanyahu Pidato, Ratusan Delegasi Negara Di Sidang PBB Walk Out
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Ratusan delegasi negara yang hadir di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berbondong-bondong walk out atau keluar ruang sidang kala Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato pada Jumat (26/9).

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung (live streaming) di saluran YouTube resmi PBB, terlihat orang-orang berdiri dan ramai-ramai keluar ruang sidang pleno saat Netanyahu sudah naik mimbar untuk berpidato.

Netanyahu menjadi pemimpin negara yang pertama berpidato di sesi Majelis Umum PBB hari ini.

Terdengar ketua sidang hari sampai beberapa kali mengetuk palu dan meminta para hadirin untuk segera duduk di meja delegasi masing-masing. Namun, sebagian besar orang-orang tak mengindahkan imbauan tersebut dan tetap menuju pintu keluar ruang sidang.

Tak lama, Netanyahu tetap memulai pidatonya dengan kondisi ruangan sebagian besar kosong.

Hanya terdapat beberapa delegasi negara yang tetap berada di dalam ruangan, termasuk delegasi Israel sendiri.

Belum jelas negara mana saja yang tetap berada di dalam ruangan kala Netanyahu berpidato.

Gerakan walk out dari ruang rapat ini berlangsung sebagai bentuk protes dan kecaman dari negara-negara yang mengutuk agresi brutal Israel ke Jalur Gaza Palestina yang berlangsung hampir dua tahun.

Hingga kini, kejahatan yang telah dicap PBB sebagai genosida ini telah menewaskan lebih dari 65 ribu orang.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement