Breaking News
Memuat breaking news...

Ngaku Dibully Golkar, Gubernur Edy Dianggap Kekanak-kanakan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 9 September 2022 - 6.30 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dianggap kekanak kanakan jika mengartikan kritik sebagai bully. Publik bisa akan lebih percaya pada Gubernur Edy jika mampu jawab kritikan dengan hasil kinerja.

Hal itu disampaikan Pengamat Komunikasi Politik Universitas Medan Area (UMA) Ara Auza, S.I.Kom., M.I.Kom (foto) Jumat (9/9), saat diwawancarai terkait pernyataan Gubernur Edy yang mengaku dibully oleh Golkar soal proyek Rp2,7 triliun.

Ara mengatakan, jika dalam konteks proyek pembangunan 2,7 triliun Golkar bersikap kritis bukan berarti Golkar tidak mendukung pembangunan di Sumut.

"Sekarang ini kan diartikan berbeda. Golkar itu kritisi mekanisme proyek 2,7 triliun agar semuanya berjalan sesuai prosedur dan Kepala Daerahnya tidak terjerat pelanggaran hukum dikemudian hari. Jadi proses nya yang dikritik, bukan proyek pembangunan yang ditolak," kata Ara.

Menurut Ara, selama ini Edy cenderung blunder dalam menyampaikan banyak hal. Kata dia, ada beberapa hal penyebab mengapa Edy cenderung dis orientasi dalam berpidato. Pertama rendahnya penguasaan analisis materi, spontanitas tanpa pengetahuan dan bisa jadi strategi komunikasi menutupi minimnya kinerja.

"Dalam komunikasi ini sebenernya sederhana, figur bicara bisa dimengerti, konkret, bicara capaian kinerja dan planning apa yang sudah dieksekusi. Saat ini kan publik tidak pernah dipaparkan hal tersebut," kata Ara. (m06)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement