Breaking News
Memuat breaking news...

Ogah Ikut Barat, PM Anwar Ibrahim Tolak Kecam Hamas

Redaksi
Redaksi
Senin, 16 Oktober 2023 - 10.18 PM WIB
Ogah Ikut Barat, PM Anwar Ibrahim Tolak Kecam Hamas
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Perdana Menteri  Malaysia  Anwar Ibrahim menolak mengecam aksi milisi Palestina, Hamas, yang menyerang Israel hingga menyebabkan perang meletus pada 7 Oktober lalu.

"Saya katakan bahwa kami, sebagai sebuah kebijakan, punya hubungan dengan Hamas dari sebelumnya dan hubungan ini akan terus berlanjut," kata Anwar kepada parlemen, seperti dikutip Reuters, Senin (16/10).

"Karena itu, kami tidak setuju dengan sikap menekan mereka [negara-negara Barat], karena Hamas juga menang di Gaza melalui pemilihan umum dan warga Gaza memilih mereka untuk memimpin," ucap Anwar.
Anwar melontarkan penolakan ini setelah negara-negara Barat berulang kali meminta Malaysia mendesak aksi yang dilancarkan Hamas akhir pekan lalu.

Anwar mengatakan desakan itu disampaikan dalam sejumlah pertemuan. Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut seperti apa desakan tersebut dan negara mana saja yang meminta demikian.

Berbeda dengan Barat yang memang condong kepada Israel, Malaysia selaku negara mayoritas Islam selama ini vokal mendukung Palestina meraih kemerdekaan.

Malaysia menilai solusi dua negara merupakan hal yang bisa mengatasi konflik menahun kedua wilayah tersebut.

Seiring dengan dukungannya kepada Palestina, Malaysia tak punya hubungan diplomatik dengan Israel.

Negeri Jiran, sementara itu, tercatat punya hubungan akrab dengan para pemimpin Hamas. Di masa lalu, sejumlah pemimpin Hamas kerap mengunjungi Malaysia dan bertemu dengan para perdana menteri Negeri Jiran.

Eks Perdana Menteri Najib Razak juga pernah menentang keras blokade Israel di Gaza pada 2013 dan mengunjungi daerah kantong tersebut guna menghadiri undangan dari Hamas.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement