OJK Berdayakan UMKM Kawasan Indonesia Timur Melalui Inovasi KeuanganOJK Berdayakan UMKM Kawasan Indonesia Timur Melalui Inovasi Keuangan

JAKARTA (Waspada.id): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginisiasi strategi transformasi digital untuk memberdayakan UMKM di kawasan Indonesia Timur melalui inovasi sektor keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Masyarakat urban dan pelaku bisnis modern masa kini memandang digitalisasi sebagai peluang investasi strategis yang membuka akses permodalan tanpa batas geografis.
Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK, Adi Budiarso, memaparkan terobosan tokenisasi Real World Assets (RWA) dalam forum diskusi di Makassar untuk mendongkrak rantai pasok komoditas lokal mulai dari petani hingga eksportir.
"Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa denyut pertumbuhan ekonomi daerah bergerak semakin masif dan merata," katanya dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (27/7/2026).
Adi mengingatkan, pendalaman pasar keuangan digital tidak boleh dipahami sebagai proyek teknologi semata, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan ekonomi regional dan nasional.
Menurutnya, target pendalaman pasar bukan sekadar seberapa banyak inovasi yang dihasilkan, melainkan seberapa besar manfaatnya dalam memperluas akses pembiayaan.
“Selain itu, meningkatkan inklusivitas, memperkuat efisiensi intermediasi sektor keuangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Adi.
Pemerintah dan OJK mengimplementasikan berbagai model bisnis inovatif melalui Regulatory Sandbox, termasuk tokenisasi aset, dan resi Gudang.
"Bahkan, penerbitan stablecoin Rupiah untuk mempercepat efisiensi transaksi," ujar Adi.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyambut antusias program pendampingan intensif yang membekali pelaku usaha dengan literasi keuangan andal.
Melalui program pendampingan tersebut pelaku usaha dapat lebih mudah menembus pembiayaan perbankan formal. (Id88)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda