Breaking News
Memuat breaking news...

OJK Berdayakan UMKM Kawasan Indonesia Timur Melalui Inovasi Keuangan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 28 Juli 2026 - 6.17 PM WIB
OJK Berdayakan UMKM Kawasan Indonesia Timur Melalui Inovasi Keuangan
Foto bersama di forum diskusi/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginisiasi strategi transformasi digital untuk memberdayakan UMKM di kawasan Indonesia Timur melalui inovasi sektor keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Masyarakat urban dan pelaku bisnis modern masa kini memandang digitalisasi sebagai peluang investasi strategis yang membuka akses permodalan tanpa batas geografis.

Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK, Adi Budiarso, memaparkan terobosan tokenisasi Real World Assets (RWA) dalam forum diskusi di Makassar untuk mendongkrak rantai pasok komoditas lokal mulai dari petani hingga eksportir.

"Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa denyut pertumbuhan ekonomi daerah bergerak semakin masif dan merata," katanya dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (27/7/2026).

Adi mengingatkan, pendalaman pasar keuangan digital tidak boleh dipahami sebagai proyek teknologi semata, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan ekonomi regional dan nasional.

Menurutnya, target pendalaman pasar bukan sekadar seberapa banyak inovasi yang dihasilkan, melainkan seberapa besar manfaatnya dalam memperluas akses pembiayaan.

“Selain itu, meningkatkan inklusivitas, memperkuat efisiensi intermediasi sektor keuangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Adi.

Pemerintah dan OJK mengimplementasikan berbagai model bisnis inovatif melalui Regulatory Sandbox, termasuk tokenisasi aset, dan resi Gudang.

"Bahkan, penerbitan stablecoin Rupiah untuk mempercepat efisiensi transaksi," ujar Adi.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyambut antusias program pendampingan intensif yang membekali pelaku usaha dengan literasi keuangan andal.

Melalui program pendampingan tersebut pelaku usaha dapat lebih mudah menembus pembiayaan perbankan formal. (Id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement