Breaking News
Memuat breaking news...

Oknum Anggota Polres Labuhanbatu Diduga Jadi Penadah

Redaksi
Redaksi
Selasa, 27 Februari 2024 - 7.45 PM WIB
Oknum Anggota Polres Labuhanbatu Diduga Jadi Penadah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

RANTAUPRAPAT (Waspada): Satu video bernarasi personel Polres Labuhanbatu diduga menjadi penadah mobil curian beredar di media sosial. Personel itu disebut diberhentikan oleh pengusaha rental mobil.

Sabtu (24/2), video itu berdurasi beberapa detik. Terlihat ada sejumlah pria yang memberhentikan mobil dengan plat BK 1891 ADC.

Di dalam mobil itu, terlihat ada seorang pria yang menyetir berseragam polisi berinisial A berpangkat Iptu dan di sampingnya ada seorang pria.
Para pria itu pun berusaha untuk menurunkan pria berseragam polisi dari mobil, namun pria berseragam itu menolak.

"Diduga jadi penadah mobil curian, oknum anggota Polres Labuhanbatu diberhentikan paksa oleh pengusaha rental," demikian narasi dalam unggahan tersebut.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Parlando ketika dikonfirmasi Waspada melalui WhatsApp, Senin (26/2) menanyakan apakah benar salah seorang salah seorang oknum anggota Polres Labuhanbatu melakukan penadahan mobil rental plat BK 1891 ADC yang sempat viral di media sosial? "Tidak benar Pak, itu kasus penipuan," katanya.(c05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement