Breaking News
Memuat breaking news...

Oktober Terjadi Inflasi Sebesar 0,17 Persen

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 November 2023 - 1.31 PM WIB
Oktober Terjadi Inflasi Sebesar 0,17 Persen
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Di bulan Oktober 2023 terjadi inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan (month to month/mtm). Hal ini terlihat pada peningkatan indeks harga konsumen [IHK] dari 115,44 pada September 2023 menjadi 115,64 pada Oktober 2023.

Sedangkan untuk besaran inflasi secara tahunan (year on year/yoy) adalah 2,56 persen dan secara tahun kalender atau year to date terjadi inflasi 1,80 persen," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini di Jakarta, Rabu (1/11/2023).

Menurutnya, tingkat inflasi bulanan Oktober 2023 ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Namun lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Sementara kelompok pengeluaran yang menyumbang inflasi bulanan terbesar pada Oktober adalah transportasi 0,55 persen dan andilnya 0,07 persen.

Tingkat komoditas, penyumbang inflasi secara bulanan terbesar pertama adalah beras dengan andil inflasi sebesar 0,06 persen, bensin dengan andil inflasi 0,04 persen.

"Sedangkan, cabai rawit dengan andil inflasi 0,03 persen, tarif angkutan udara dengan andil inflasi 0,02 persen," terang Pudji.

Selain itu terdapat beberapa komoditas lainnya yang memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen di antaranya cabai merah, emas perhiasan, tarif air minum pam, jeruk dan sawi hijau," kata Pudji.

Secara wilayah, dari 90 kota IHK, 69 kota mengalami inflasi, 42 kota diantaranya mengalami inflasi lebih tinggi dari inflasi nasional, sedangkan 21 kota lainnya mengalami deflasi," jelasnya. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement