Breaking News
Memuat breaking news...

Ormas LAKI Sesalkan Rencana Kunker Mantan Pj. Kepala Kampong

Redaksi
Redaksi
Jumat, 23 Desember 2022 - 6.43 PM WIB
Ormas LAKI Sesalkan Rencana Kunker Mantan Pj. Kepala Kampong
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SUBULUSSALAM (Waspada): Ketua Ormas Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kota Subulussalam sesalkan rencana para mantan Penjabat (Pj) Kepala Kampong se-Kota Subulussalam mengikuti kunjungan kerja (kunker) ke Bandung atau Batam akhir tahun ini.

Penyesalan itu diungkapkan Ahmad Rambe, Ketua Ormas LAKI kepada Waspada, Kamis (22/12). Dia menilai, program kunker terkesan menghambur-hamburkan uang rakyat karena yang ikut para mantan Pj. yang sudah dikembalikan ke jabatan semula dan kepala kampong depenitif sudah dilantik.

Enam bulan honor aparatur 82 kampong, Juli s/d Desember 2022 belum dibayar, sementara DPMK merencanakan kunker sangat tak masuk akal. "Pengadaan tong sampah di sejumlah kampong lebih efektif dibanding kunker", sesal Rambe, sebut Anggaran Dana Desa (ADD) sumber APBN TA 2022 sudah pernah digunakan untuk dana Bimbingan Teknis (Bimtek) para kepala kampong, Juli 2022 silam di Hotel Polonia Medan.

Karenanya Rambe berharap Kejati, Polda Aceh membatalkan kunker mantan Pj. Kepala Kampong yang menggunakan Dana Kampong TA 2022 itu. "Tidak ada manfaat positif kunker itu, lain hal jika yang kunker kepala kampong yang baru dilantik", pungkas Rambe.

Diakui, konfirmasi pihaknya dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam, Irwan Faisal, SH kunker 40 orang mantan Pj. kepala kampong tujuan Bandung atau Batam menggunakan Dana Desa sumber APBN TA 2022, senilai Rp13 juta/orang.

Kepala DPMK Subulussalam, Irwan Faisal, SH (Waspada/Ist)

Informasi honor aparatur 82 kampong belum dibayar Juli s/d Desember 2022, diakui telah mengkonfirmasi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Subulussalam, Salbunis, di mana dana kampong sumber APBK senilai Rp18,4 miliar baru akan dibayar selambatnya April 2023, dan akan masuk daftar utang

Soal jumlah dana Rp13juta/orang, seperti disebut Ahmad Rambe, Kepala DPMK Irwan Faisal dikonfirmasi, Jumat (23/12) membantah. "Itu hanya opini dia, tak benar itu," bantah Faisal. Akui sumber dana kunker di sana APBN 2022, direncanakan kunker berangkat, Minggu lusa.

"Terkait keberangkatan mantan kepala kampong tidak benar, jumlah dana juga tidak seperti itu, jadi hanya opini dia," pesan WA Faisal. (b17)

Foto utama: Ketua Ormas LAKI, Ahmad Rambe (kiri) bersama spanduk 'Protes Kunker Mantan Pj. dan Kepala Kampong'. (Waspada/Ist)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement