Breaking News
Memuat breaking news...

Pansus Narkoba Harus Libatkan Komponen Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Senin, 6 Juni 2022 - 12.03 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Amrizal, S.Si, M.Pd (foto) mendukung dan setuju dibentuknya panitia khusus (Pansus) Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba (P2N) oleh DPRD Sumut.

Untuk pembentukan Pansus tersebut, Amrizal mengusulkan agar melibatkan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh agama, ormas, hingga kalangan Pemuda, dll.

Hal ini disampaikan Amirizal SSi, MPd kepada Waspada di Medan, Senin (6/6), merespon pandangan anggota DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar yang mendesak legislatif untuk segera membentuk Pansus, guna mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya lainnya (narkoba), yang kini sudah dalam kondisi darurat.

Menyikapi ini, Amrizal menegaskan, pihaknya setuju pembentukan Pansus, dengan catatan melibatkan seluruh komponen masyarakat, terutama yang memiliki kewenangan dalam rangka ikut memberantas narkoba, terutama terhadap para bandar dan pemakai narkoba.

Menyinggung Sumut berada di peringkat 1 peredaran Narkoba berdasarkan hasil Penelitian LIPI dan BNN 2020), Amrizal prihatin.

Karena, dari data tersebut, jumlah prevalensi di Indonesia mencapai 5 juta orang, dan 1,7 juta di antaranya berada di Sumatera Utara.

Mencegah hal itu tidak semakin meluas, Amrizal mengusulkan beberapa hal. Yakni, Pemerintah di seluruh tingkatan mulai propinsi sampai desa harus membuat Perda.

Adapun salah satu poinnya adalah melibatkan seluruh tokoh masyarakat, Ormas dan tokoh Agama dalam pemberantasan Narkoba.

Selanjutnya, meminta pemerintah di semua tingkatan menyiapkan tempat rehabilitasi bagi pengguna Narkoba, agar para pemakai bisa sehat kembali dan tidak terjerumus pada perbuatan yang dapat merusak masa depan, terutama generasi muda.

Yang tidak kalah pentingnya, lanjut Amrizal, adalah kepada aparat kepolisian harus tegas dalam melakukan pemberantasan Narkoba.

"Tangkap suruh bandarnya dan tidak ada tebang pilih. Apalagi ikut membekingi bandar-bandar narkoba tersebut," pungkasnya. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement