Breaking News
Memuat breaking news...

Pantai Jono Dapat Dikembangkan Kembali Jadi Destinasi Wisata

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Oktober 2025 - 4.07 PM WIB
Pantai Jono Dapat Dikembangkan Kembali Jadi Destinasi Wisata
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDANGDERAS (Waspada.id): Bupati dan Wakil Bupati meninjau berbagai sarana dan prasarana pendukung, seperti akses jalan, joglo, dan fasilitas umum (WC) yang saat ini mengalami kerusakan di Pantai Jono, Kecamatan Medang Deras, Selasa (21/10).

Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan Pantai Jono dahulu merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang populer di masyarakat dan menjadi andalan wisata pantai ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Kabupaten Asahan. Namun, seiring waktu, kawasan ini mulai kurang mendapatkan perhatian.

“Jika pantai ini ingin dikembangkan kembali, maka akses jalan masuknya harus diperbaiki terlebih dahulu. Dengan jalan yang baik, saya yakin Pantai Jono dapat kembali menjadi destinasi wisata unggulan,” ujarnya.

Ia menegaskan ke depan, seluruh potensi daerah, baik di sektor wisata, pertanian, maupun peternakan, akan dikelola dengan lebih baik karena selaras dengan program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain memiliki panorama alam yang indah, Pantai Jono juga memiliki daya tarik unik, yakni menjadi habitat bagi burung-burung migran yang datang dari Australia. Setiap tahun, ribuan burung melakukan perjalanan panjang untuk bermigrasi ke pantai ini guna mencari makan dan beristirahat.

Potensi alam dan keunikan ekosistem di milikkinya Pantai Jono diharapkan dapat dikembangkan kembali menjadi destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.(id39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement