Breaking News
Memuat breaking news...

Panwascam Tanah Jambo Aye Telusuri Kasus Pengrusakan Puluhan Baliho Caleg

Redaksi
Redaksi
Kamis, 7 Desember 2023 - 7.49 PM WIB
Panwascam Tanah Jambo Aye Telusuri Kasus Pengrusakan Puluhan Baliho Caleg
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSUKON (Waspada) : Sekitar 35 Alat Peraga Kampanye (APK), berupa baliho Caleg milik sejumlah partai telah dirusak di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tanah Jambo Aye Herizal kepada Waspada, Kamis (7/12) menjelaskan, terkait perusakan APK di Tanah Jambo Aye, Pengawas pemiku kecamatan (Panwascam) setempat telah melakukan koordinasi dengan Panwaslih Aceh Utara dan Kepolisian.

"Kami dari pihak Panwascam Tanah Jambo Aye telah melakukan koordinasi dengan Panwaslih Kabupaten Aceh dan Kasat Reskrim Polres Aceh Utara. Kami bertekad berusaha mengejar pelakunya
yang melakukan pelanggaran pidana pemilu," kata Herizal.

Laporan perusakan APK yang tersebar di lima desa, telah diterima Panwascam. "Kami dari Panwacam Tanah Jambo Aye telah menerima laporan dan sudah melakukan pengawasan langsung ke TKP," tambah Herizal.

Hasil penelurusan pihaknya, benar telah terjadi perusakan APK di lima desa. "Ada sekitar 35 baliho yg dirusak oleh OTK dan hanya satu partai yg tidak dirusak," sebutnya.

Hasil analisa sementara Panwascan, kasus tersebut dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Sebagai barang bukti telah diamankan rekaman video. "Kami telah mengantongi rekaman video yang diduga pelaku yang melakukan perusakan tersebut," katanya kembali.

Kasus tersebut akan terus ditindaklanjuti sampai tuntas. Sehingga dapat memberikan efek jera kepada pelaku. Harapannya pemilu akan berlangsung damai dan demokratis.(b08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement