Breaking News
Memuat breaking news...

Panwaslu Barteng Terbukti Langgar Kode Etik

Redaksi
Redaksi
Selasa, 30 Mei 2023 - 2.02 PM WIB
Panwaslu Barteng Terbukti Langgar Kode Etik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PALAS (Waspada): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padanglawas (Palas) memberikan sanksi Peringatan kepada Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslu Kecamatan) Barumun Tengah (Barteng), berinisial KIS, yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu.

Hal itu sesuai surat pemberitahuan status temuan/laporan Bawaslu Palas tertanggal 29 Mei 2023 yang di tandatangani Ketua Bawaslu Palas, Rahmat Efendi Siregar.

Dalam surat tersebut nama penemu temuan Ahmad Faisal Nasution, SH MH dan terlapor KIS dengan nomor temuan 002/Reg/TM/PL/Kab/02.29/V/2023.

Ketua Bawaslu Palas, Rahmat Efendi Siregar, Selasa (30/5) kepada Waspada.id mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan kajian telah memenuhi unsur pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu sebagaimana diatur dalam pasal 6 ayat (2) huruf a, pasal 7 ayat 3 dan pasal 8 huruf j peraturan dewan kehormatan penyelenggara Pemilu nomor 2 tahun 2017 tentang kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara Pemilu.

"Karena terlapor adalah Panwaslu Kecamatan maka pelanggaran tersebut tidak direkomendasikan ke instansi lain, selanjutnya Bawaslu Kabupaten memberikan sanksi peringatan kepada terlapor," tegas Rahmat Efendi Siregar.

Sebelumnya informasi Waspada.id peroleh, Panwaslu Kecamatan Barteng tersebut diduga telah dengan sengaja mengambil uang honor anggota pengawas kelurahan/desa (PKD) Rp1.050.000 tanpa diketahui yang bersangkutan dan berujung damai di kantor Polisi. (CMS)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement