Breaking News
Memuat breaking news...

Pasangan Salim Fakhry-Heri Al Hilal Dinilai Mampu Atasi Defisit APBK Agara

Redaksi
Redaksi
Kamis, 1 Agustus 2024 - 1.49 PM WIB
Pasangan Salim Fakhry-Heri Al Hilal Dinilai Mampu Atasi Defisit APBK Agara
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): Pasangan Salim Fakhry-Heri Al Hilal Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Aceh Tenggara 2024-2029 dinilai mampu mengatasi persoalan defisit APBK Aceh Tenggara.

Pasalnya, pasangan duet Salim Fakhry-Heri Al-Hilal, diperhitungkan akan mampu menyelesaikan persoalan defisit anggaran daerah yang selama ini terus menjadi problem di tubuh Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara, jika pasangan ini mampu meraih kemenangan di Pilkada Aceh Tenggara.

Warisan defisit anggaran hingga Rp106 miliar ini sempat menjadi topik perbincangan hangat publik dan juga viral di dunia maya facebok, kata pegiat LIRA Aceh Tenggara Saleh Selian kepada Waspada.id, Rabu (31/7) malam.

LIRA Aceh Tenggara menilai pelaksanaan APBK Agara selama ini jalan di tempat, bahkan sering defisit. Untuk itu sosok pemimpin Aceh Tenggara ke depan harus yang mampu merangkul kekuasaan Jakarta. Dan LIRA menilai sosok ini hanya ada pada Pasangan HM Salim Fahkry - dr. Heri Al Hilal atau di sebut pasangan "SAH"

Penilaian itu, kata Saleh, berdasarkan latar belakang keseriusan pasangan ini dalam membangun Aceh Tenggara. Diketahui, Salim Fakhri adalah Anggota DPR RI yang sering menurunkan program nasional untuk Aceh Tenggara.

Sedangkan, Heri Al-Hilal, adalah anak dari mantan Bupati Aceh Tenggara, Alm H. Hasanudin Beruh, yang masih sangat dihargai dari banyak kalangan. "Jasa-jasa orang tua Heri Al-Hilal, masih dikenang dan masih disebut-sebut sebagai bapak pembangunan Aceh Tenggara," ucap Saleh Selian.

Kedua sosok ini diyakini akan mampu untuk mengembalikan ruh pembangunan daerah, seperti masa jayanya Aceh Tenggara, saat dipimpin oleh mantan bupati dua periode tersebut.

Bahkan, jika dinilai dari segi sosial terhadap masyarakat juga, pasangan ini jauh lebih mendapat perhatian masyarakat. Selain tidak membedakan ras, suku dan agama, pasangan ini selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, baik pada hari besar Idul Fitri maupun Natal.

Artinya, pasangan ini hadir di tengah-tengah masyarakat bukan hanya di saat ketika mengharapkan dukungan masyarakat. "Pasangan ini betul-betul selalu memperhatikan masyarakat," kata Saleh.(cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement