Breaking News
Memuat breaking news...

Pasca Pemilu Di Palas BBM Langka, Masyarakat Mengeluh

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Februari 2024 - 7.43 AM WIB
Pasca Pemilu Di Palas BBM Langka, Masyarakat Mengeluh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIBUHUAN (Waspada): Pasca Pemilu di Kabupaten Padang Lawas (Palas) Bahan Bakar Minyak (BBM) Langka, masyarakat mengeluh.

Pantauan Waspada, Rabu (21/2) di beberapa SPBU di daerah Padang Lawas mengalami kelangkaan, bahkan sempat mengalami kekosongan.

Seperti di SPBU yang ada jalan Kihajar Dewantara lingkungan VI kelurahan Pasar Sibuhuan dan SPBU yang di jalan simpang Sisupak-Latong.

Kemudian menjelang Maghrib, begitu BBM masuk langsung diserbu pemilik kendaraan, hingga mengakibatkan macet dan antre panjang.

Salah satu pemilik kendaraan yang lagi mengantre mengaku sudah hampir satu jam mengantre masih belum berhasil mendapatkan BBM.

Sementara pedagang BBM ketengan yang sekalipun harganya sedikit lebih tinggi dari harga di SPBU, ada yang Rp13.000/liter, malah ad yang harganya sampai Rp15.000/liter.

Tetapi itupun jarang didapat, seperti kata salah seorang penjual BBM ketengan, mengaku mendapatkan BBM dari daerah kecamatan Sosa.

"Itupun sangat terbatas, hanya dapat puluhan liter saja, sehingga tidak lama kemudian langsung habis, karena banyak kendaraan sepeda motor mengisi BBM," katanya. (a30)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement