Breaking News
Memuat breaking news...

Pasca Serangan, Warga Tangkap Buaya Pemangsa

Redaksi
Redaksi
Rabu, 7 Juni 2023 - 11.09 PM WIB
Pasca Serangan, Warga Tangkap Buaya Pemangsa
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

AEKKANOPAN (Waspada): Warga Sei Peranginan Desa Teluk Binjai Kecamatan Kualuh Hilir menangkap seekor buaya yang panjangnya sekitar 6 meter, pada pukul 20.00 WIB malam ini, Rabu (7/6).

Lokasi penangkapan buaya ini berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi serangan buaya kepada seorang ibu hamil bernama Susi Susana Sinambela warga Sei Peranginan, saat hendak mencuci pakaian di sungai.

Buaya tersebut ditangkap oleh warga dengan cara dipancing menggunakan kabel sling.

"Buaya tersebut ditemukan warga yang sedang melakukan pencarian malam ini, sudah dalam keadaan mati terpancing di kabel sling yang dipasang oleh warga," jelas Camat Kualuh Hilir, Adaman, Rabu (7/6) malam.

Kendati warga berhasil menangkap seekor buaya, namun tubuh korban belum berhasil ditemukan.

"Tubuh korban belum berhasil ditemukan, malam ini warga masih terus melakukan pencarian, semoga tubuh korban segera ditemukan," ucap Adaman.

Camat Kualuh Hilir ini juga mengakui jika hilir sungai Aek Kanopan yang berada di Dusun Sei Peranginan memang dihuni oleh buaya.

"Memang banyak, namun lebih banyak di Desa Sei Apung, sebelumnya, dalam minggu ini sebelum terjadi serangan, warga sering melihat kemunculan buaya di sekitar perkampungan," ungkapnya.

Namun, menurut informasi yang diperoleh, kendati perut buaya yang telah mati tersebut dibelah, warga tidak menemukan adanya tanda-tanda atau potongan tubuh manusia dalam perut hewan tersebut.

Hingga dikhawatirkan, buaya tersebut berbeda dengan yang menyerang warga pagi tadi, mengingat di sungai tersebut banyak dihuni buaya. (Cim)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement