Breaking News
Memuat breaking news...

Pasca Teror, Tim Gabungan Berburu Monyet Liar

Redaksi
Redaksi
Jumat, 26 September 2025 - 4.17 PM WIB
Pasca Teror, Tim Gabungan Berburu Monyet Liar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

P.BRANDAN (Waspada.id): Pasca teror, tim gabungan berupaya menangani monyet liar yang sudah banyak makan korban, Jumat (26/9/25).

Pemerintah Kecamatan Babalan bersama tim gabungan dari BKSDA Provinsi-Langkat, Satpol PP, Damkar, Polsek P. Brandan, Koramil /13 Pantai Babalan, Marinir Yonif-8 dan warga setempat, memburu monyet liar tersebut. Turut juga hadir anggota DPRD Langkat Samsul Rizal.

Menurut saksi mata monyet yang meresahkan itu terakhir terlihat di sekitaran sekolah SDN 8 Kecamatan Babalan .

Mendapat laporan tersebut, pihak BKSDA Membawa Senpi, drone dan perangkap tambahan, perangkap monyet yang lebih besar di sekitaran SDN  8. Kemudian tim memindahtempatkan perangkap lama dari sekitaran Aspol Lingkungan VIII ke Jalan Kalimantan P.Brandan depan Klinik H.  Marbangun.

Progres Lapangan

Dari hasil perburuan monyet masih kabur dan belum dapat ditangkap/dilumpuhkan sementara drone akan diterbangkan secara berkala.

Seluruh aparatur sipil dan kepolisian diminta standby dan memantau posisi keberadaan monyet agar segera cepat diinfokan

Melihat ke belakang telah banyak korban berjatuhan akibat dimangsa monyet liar tersebut.

Maka dari itu pihak BKSDA menyarankan agar sekolah di sekitar tempat lalu lalang monyet tersebut segera diliburkan besok agar tidak ada gangguan saat pemburuan karena monyet lari bila melihat keramaian.

Camat Babalan Restra Yudha S.IP ketika dikonfirmasi mengatakan tim gabungan akan terus berupaya menangkap monyet liar tersebut sampai dapat.

Pihaknya juga telah menyerahkan bantuan berupa sembako kepada keluarga korban dan menangani kondisi korban Muhammad Farel yang masih di ICU, sudah mendapat 2x tranfusi darah, ditangani dokter bedah.

" Untuk pengaktifan BPJS masih diupayakan dengan berkomunikasi dengan semua pihak, Dinkes, Catpil, BPJS, dan pihak panti Medan," sebutnya sembari menyebutkan orang tua angkat saat ini menjaga korban dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat.

Dia menambahkan, menurut data dari laporan masyarakat ke Pemerintah Kecamatan Babalan, Muhammad Farel adalah korban yang ke delapan dari keganasan monyet liar tersebut. (Id27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement