Breaking News
Memuat breaking news...

Peduli Bahayanya Deforestasi, LPKEL Dan Mapala-UGL Agara Penghijauan

Redaksi
Redaksi
Minggu, 15 Januari 2023 - 11.57 AM WIB
Peduli Bahayanya Deforestasi, LPKEL Dan Mapala-UGL Agara Penghijauan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): Lembaga Peduli Kawasan Ekosistem Leuser (LPKEL) bekerja sama dengan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Gunung Leuser (Mapala-UGL) Aceh Tenggara dan pihak Taman Nasional Gunung leuser (TNGL) melakukan kegiatan penanaman berupa bibit durian, manggis alvokad, jengkol dan petai.

"Kegiatan itu dilakukan di daerah blok hutan Deleng Mekhuntuh Kecamatan Darul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara, pada Sabtu (14/1) sebagai bentuk kepedulian terhadap bahayanya deforestasi, demikian yang di sampaikan Ketua LPKEL Agara, Muhammad Azri Mahdi kepada Waspada Minggu (15/1) pagi.

Dikatakan, dengan suksesnya kegiatan penanaman tersebut dirinya berharap jalinan kerja sama antar lembaga ini semakin baik ke depanya, selain melakukan penanaman LPKEL juga rutin melakukan kegiatan "Visit To School" ke sekolah-sekolah guna melakukan edukasi terhadap adik-adik pejalar.

Melakukan edukasi terhadap adik adik tersebut agar paham dan sadar bahwa dampak deforestasi sangat berbahaya bagi lingkungan terbukti dari beberapa kejadian longsor atau pun banjir bandang yang terjadi di beberapa desa di wilayah Aceh Tenggara pada beberapa waktu lalu, bebernya.

LPKEL bekerja sama dengan Mapala-UGL) Aceh Tenggara dan pihak TNGL saat melakukan penghijauan terlihat dalam gambar. Waspada/Ist.

Dirinya juga akan sangat bersyukur apabila ada NGO-NGO yang mempunyai kepentingan kepentingan besar di wilayah Aceh kususnya Aceh Tenggara mau membantu dan terlibat bersama LPKEL untuk terus mengedukasi masyarakat Aceh Tenggara untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian untuk menjaga hutan.

"Agar ke depanya agar tetap terjaga, jangan hanya fokus untuk mengambil data-data tentang satwa kunci ini dan satwa kunci itu tapi lupa bahwa ada manusia juga yang harus kita jaga. Namun saya juga berterimakasih kepada beberapa NGO yang telah mau membantu LPKEL untuk melakukan edukasi di sekolah-sekolah selama ini walau sekecil apapun baik dari segi pemikiran maupun materi, pungkas Muhammad Azri Mahdi menambahkan. (cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement