Breaking News
Memuat breaking news...

Pekerjaan Perkuatan Sungai Aek Panjaitan Capai 41,4%

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 September 2026 - 4.39 PM WIB
Pekerjaan Perkuatan Sungai Aek Panjaitan Capai 41,4%
Plt. Kepala Dinas SDA Sumut Gibson Panjaitan, saat meninjau proses pengerjaan tebing Sungai Aek Panjaitan, yang kini telah mencapai 41,4 persen. Waspada.Id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.Id): Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumut, menyampaikan progres pekerjaan perkuatan tebing Sungai Aek Panjaitan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Menurut Plt. Kepala Dinas SDA Sumut Gibson Panjaitan, pengerjaan tebing Sungai Aek Panjaitan yang sumber dananya dari TKD Pemprovsu tahun 2026, kini mencapai 41,4%.

Plt. Kepala Dinas SDA Sumut Gibson Panjaitan, mengatakan itu kepada wartawan di Medan, Rabu (9/9). Dia menjawab pertanyaan wartawan terkait dengan pengerjaan perkuatan tebing Sungai Aek Panjaitan, yang sebelumnya pernah diberitakan.

Disampaikan Gibson Panjaitan, pengerjaan tebing Sungai Aek Panjaitan berjalan sesuai perencanaan. Dia bilang, pengerjaan proyek yang dibiayai dari APBD Sumut senilai Rp25 miliar tersebut, kini telah lebih dari 41 persen. “Pengerjaan tebing Sungai Aek Panjaitan menunjukkan tren positif. Semuanya sesuai schedule (rencana),’’ ujarnya.

Didampingi Kabid Pelayanan Jaringan Sumber Air Dinas SDA Sumut Suyetno, Gibson mengaku, sudah meninjau langsung proses pemasangan sheet pile (lembaran panjang yang ditancapkan secara vertikal ke dalam tanah) baja di lokasi, akhir pekan lalu.

Dari peninjauan itu, Gibson memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Dia bahkan meminta untuk meningkatkan jumlah personel, agar progres terus optima,l dan pekerjaan tidak melewati tahun anggaran. “Pekerjaan meliputi pemasangan sheet pile dan normalisasi Sungai Aek Panjaitan,” sebutnya.

Disebutkan Gibson, pengerjaan tebing Sungai Aek Panjaitan ini menjadi salah satu program prioritas Gubsu Bobby Nasution, dalam pemulihan pascabencana. Sekaligus juga untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman banjir setelah bencana pada November 2025.

“Pak Gubernur Bobby pada April 2026 pernah meninjau proyek ini. Beliau menjadikan proyek ini salah satu atensi untuk Tapanuli Tengah, agar aktivitas masyarakat usai bencana kembali normal,“ kata Gibson. (id143)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement