Breaking News
Memuat breaking news...

Pembangunan Parpol Dan Demokrasi Suatu Keniscayaan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 10 September 2024 - 11.47 AM WIB
Pembangunan Parpol Dan Demokrasi Suatu Keniscayaan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Pembangunan partai politik (parpol) dan demokrasi dalam perspektif administrasi publik adalah suatu keniscayaan yang dilaksanakan sebagaimana konstitusi mengaturnya.

Oleh karena itu Ikatan Alumni (IKLUM) Politeknik STIA LAN Jakarta bekerja sama dengan Politeknik STIA LAN Jakarta dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Pembangunan Partai Politik Dan Demokrasi Indonesia Emas 2045 Dalam Perspektif Administrasi Publik

Ketua Umum IKLUM Politeknik STIA LAN Jakarta, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan strategi implementasi mengenai kebijakan partai politik dan demokrasi.

"Ya, kebijakan Parpol dan demokrasi menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga proses konsolidasi secara berkelanjutan, khususnya terkait dengan pembangunan partai politik dan demokrasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," tandas Agun di Gedung Serbaguna Kampus Politeknik STIA LAN Jakarta Selasa (10 /9).

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar itu mengatakan dalam perspektif administrasi publik sebagaimana diatur dalam konstitusi UUD 1945, dibutuhkan proses demokrasi untuk melahirkan pejabat-pejabat publik yang akan menjalani pemerintahan.

"Baik di eksekutif, legislatif, bahkan yudikatif. Untuk itulah tidak bisa pula mengabaikan keberadaan partai-partai politik sebagai institusi untuk menjalankan fungsi representatif dan rekrutmen," imbuhnya.

Apalagi, lanjut Agun, hingga saat ini keberadaan papol dan demokrasi sudah dirasakan sejak awal kemerdekaan hingga era reformasi saat ini.

Artinya, lanjut Agun, FGD ini berusaha untuk menghadirkan pemikiran, gagasan yang komprehensif dalam sebuah perencanaan yang baik untuk mencapainya.

"Dengan mendasarkan kepada tujuan bernegara dan mempertimbangkan kondisi partai-partai dan demokrasi saat ini," bebernya.

Agun pun mengajak seluruh komponen untuk bersama mempersiapkan pembangunan partai politik dan demokrasi dalam perspektif administrasi publik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Bukan Indonesia lemas dan cemas," pungkas Agun Agun Gunandjar Sudarsa.(j04).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement