Breaking News
Memuat breaking news...

Pemerintah Daerah Jangan Berlebihan Hadapi Omicron

Redaksi
Redaksi
Senin, 14 Februari 2022 - 3.26 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Syaiful Ramadhan (foto) mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak berlebihan dalam menyikapi Omicron. Pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

"Upaya antisipasi terhadap Covid-19 perlu terus dilakukan dengan cara penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas masyarakat. Namun, pembatasan juga perlu pertimbangan yang matang, sehingga tidak terjadi kepanikan di masyarakat," ucap Syaiful kepada wartawan di Medan, Senin (14/2).

Syaiful mengatakan, kondisi di masyarakat saat ini perlu mendapat perhatian, jangan sampai kepanikan yang timbul malah menjadikan situasi di masyarakat tidak menentu. "Harapan masyarakat untuk bisa bertahan pada saat pandemi ini perlu mendapat dukungan, khususnya geliat ekonomi yang perlahan mulai tumbuh. Apa yang ada di lapangan perlu mendapat perhatian yang terukur," ucapnya.

Meski begitu, pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap enteng Covid-19 varian Omicron yang kita tengah menanjak di Tanah Air.

"Tetap waspada dan jangan anggap enteng persoalan Covid-19, kedisiplinan masyarakat sangat penting saat ini," ucapnya.

Politisi Muda PKS ini menekankan terkait pesan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan agar masyarakat tidak perlu panik meski kasus Covid-19 varian Omicron melonjak.

Luhut mengatakan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah persiapan untuk menghadapi gelombang Omicron ini. Masyarakat tetap saja beraktivitas seperti biasa sesuai dengan aturan prokes dan ketentuan PPKM.

Namun Luhut mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran Omicron, terutama bagi masyarakat kelompok lanjut usia (lansia), belum mendapatkan vaksinasi Covid-19, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit penyerta (komorbid). (h01)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement