Breaking News
Memuat breaking news...

Pemerintah Dan DPR Sepakati Pertumbuhan 2024 Di Kisaran 5,1 - 5, 7 Persen 

Redaksi
Redaksi
Kamis, 8 Juni 2023 - 3.21 PM WIB
Pemerintah Dan DPR Sepakati Pertumbuhan 2024 Di Kisaran 5,1 - 5, 7 Persen 
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Ketua Komisi XI DPR RI Kahar Muzakir menyampaikan, bahwa Pemerintah dan DPR sepakat untuk pertumbuhan ekonomi pada 2024 ditargetkan di kisaran 5,1 hingga 5,7 persen.

Kesepakatan pertumbuhan ini merupakan bagian dari asumsi dasar makro untuk penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.

“Kita sepakati asumsi dasar makro dalam KEM PPKF [kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal] 2024,” kata Kahar Muzakir dalam rapat kerja bersama dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (8/6/2023).

Dalam rapat tersebut, diputuskan untuk menurunkan batas bawah target pertumbuhan ekonomi 2024 dari yang sebelumnya 5,3 persen menjadi 5,1 persen.

Anggota Komisi XI DPR RI Amir Uskara mengatakan bahwa dinamika dan risiko ekonomi dunia serta potensi dampaknya ke Indonesia menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan asumsi pertumbuhan ekonomi RI.

“Eskalasi tensi geopolitik telah meningkatkan ketidakpastian dan fragmentasi global. Hal ini juga terlihat dari tren menurunnya kinerja ekonomi global, khususnya di banyak negara maju,” katanya saat membacakan laporan Panitia Kerja Pertumbuhan EKonomi dan Inflasi pada Raker di Komisi XI DPR RI,

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa penurunan batas bawah target pertumbuhan ekonomi untuk 2024 mengindikasikan bahwa risiko ke depan masih terus meningkat

“Jadi memang baik untuk membuat lower end atau batas bawah diturunkan dari 5,3 persen menjadi 5,1 persen,” ujarnya.

Berikut Kesepakatan Asumsi Makro

-Pertumbuhan ekonomi 5,1 persen - 5,7 persen.

-Inflasi 1,5 persen - 3,5 persen.

-Nilai tukar rupiah Rp14.700 - Rp15.200.

-Yield SBN 10 Tahun 6,49 persen - 6,91 persen.

-Tingkat Pengangguran Terbuka 5 persen - 5,7 persen.

-Angka Kemiskinan 6,5 persen - 7,5 persen.

-Gini Rasio 0,374 - 0,377.

-Indeks Pembangunan Manusia 73,99 - 74,02.

(J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement