Breaking News
Memuat breaking news...

Pemilu 2024, Forkopimda Asahan Deteksi Dini Kerawanan

Redaksi
Redaksi
Senin, 29 Mei 2023 - 5.15 PM WIB
Pemilu 2024, Forkopimda Asahan Deteksi Dini Kerawanan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KISARAN (Waspada): Suksesi Pemilu 2024 berjalan dengan lancar, aman dan tertib, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab Asahan kompak dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, dengan mendeteksi dini kerawanan yang mungkin terjadi sehingga bisa diantisipasi dengan cepat.

Hal itu diungkapkan Bupati Asahan Surya, didampingi Dandim 0208/AS Letkol Inf Franki Susanto, Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang, Kejari Asahan Dedyng Wibiyanto Atabay, Ketua PN Kisaran Halida Rahardhini, saat Rapat koordinasi Forkopimda Menjelang Persiapan Pemilu 2024, Senin (29/5) di Aula Mawar, Kantor Bupati Asahan. Bupati mengatakan Forkopimda Kab Asahan berkomitmen bahwa dalam Pemilu 2024 berjalan dengan lancar, aman, tertib dan terkendali, dan tanpa halangan apapun.

"Kami telah memetakan wilayah, dan deteksi dini kerawanan yang mungkin saja terjadi, sehingga bisa diantisipasi dengan sedini mungkin agar bisa diatasi," jelas Bupati.

Bupati juga, mengatakan salah satu masalah yang bakal terjadi adalah penyebaran hoax yang bertujuan untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu dalam hal ini Forkopimda Asahan meningkatkan kekompakan dalam melayani masyarakat, tanpa memandang kepentingan golongan atau kelompok tertentu.

"Kami berharap masyarakat jangan termakan hoax. Saya yakin media cetak elektronik, dan online profesional dalam membuat berita. Kami Forkopimda tidak alergi dengan kritik, tapi kami jangan difitnah, dengan informasi yang tidak benar, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat," jelas Bupati.

Apalagi saat ini saat ini menjelang Pemilu, Aparat Penegak Hukum (APH) digiring kepada kepentingan politik tertentu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bupati menegaskan, bahwa Forkopimda Asahan mulai dari tingkat paling bawah hingga atas netral, melindungi dan mengayomi dan melindungi semua masyarakat, bukan kepentingan kelompok dan golongan.

"Kekompakan ini yang kami tingkatkan, bila Dandim dizalimi, maka saya sebagai bupati akan merasa terzalimi, sama halnya dengan Kapolres, Ketua PN, Kejari dan Danlanal. Artinya kekompakan kami ini untuk kepentingan dan melayani masyarakat. Dan berharap Pemilu 2024 berjalan dengan lancar dan aman," jelas Bupati. (a02/a19/a20)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement