Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Bener Meriah Rakor Dengan Kemendagri: Percepat Penyaluran Beras

Redaksi
Redaksi
Senin, 18 September 2023 - 1.53 PM WIB
Pemkab Bener Meriah Rakor Dengan Kemendagri: Percepat Penyaluran Beras
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

REDELONG (Waspada) : Pemkab Bener Meriah mengikuti rapat koordinasi terkait pengendalian inflasi daerah dengan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri dan kabupaten/kota se-Indonesi melalui aplikasi zoom meeting, Senin (18/9/23).

Rakor pengendalian inflasi daerah hari itu dipimpin langsung oleh Irjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Tomsi Tohir. Hadir dari Pemkab Bener Meriah Pj. Sekda Armansyah, SE.,M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Sayutiman, SE.,MM, Kabag Ekonomi Setdakab Bener Meriah, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan pemerintah daerah setempat dan unsur TNI.

Irjen Kemendagri menyampaikan, bantuan beras sebanyak 21.353. 000 ton beras untuk bulan September, Oktober dan November 2023.

Namun katanya bantuan tersebut baru disalurkan 7 persen, yaitu 14. 997 ton, penyalurannya sangat lambat. "Tolong kepala daerah dan Bulog untuk betul-betul menjalankan perintah bapak Presiden dalam percepatan penyaluran bantuan beras ini," pinta Irjen Kemendagri itu.

Menurutnya keterlambatan penyaluran beras berdampak pada kenaikan harga beras secara signifikan selama satu bulan ini. Katanya lagi bila realisasi penyalurannya cepat maka kenaikan harga beras akan turun.

Dia juga meminta agar pemerintah daerah agar aktif melakukan komunikasi dengan Bulog. "Bantuan beras supaya disegerakan penyalurannya kepada masyarakat," pintanya.

Lebih jauh dirinya berharap agar jajaran pemerintah daerah rutin mengecek ketersediaan cadangan beras di daerah masing-masing dengan melibatkan Perum Bulog.

Usai paparan dari Dirjen kemudian dilanjutkan dengan paparan oleh BPS, kemudian paparan dari BPN, dilanjutkan paparan dari Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (Kementerian Perdagangan RI), kemudian Buloq, Kementerian Pertanian dan sejumlah undangan lainnya.(cno)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement