Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Palas Normalisasi Sungai Pasca Bencana Banjir

Redaksi
Redaksi
Kamis, 18 Januari 2024 - 10.26 AM WIB
Pemkab Palas Normalisasi Sungai Pasca Bencana Banjir
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Pemkab Palas melalui dinas PU melakukan normalisasi sungai Barumun di desa Sabarimba untuk mengantisipasi meluapnya sungai ke pemukiman. Waspada/Ist

PADANG LAWAS (Waspada): Pemerintah kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) melakukan normalisasi sungai pasca banjir dan meluapnya sejumlah sungai.

Plt. Bupati Padang Lawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi, M.H melalui Plt. Kadis PU, Ir. Amirhan Hasibuan, ST, MT, Kamis (18/1). Menyusul bencana banjir yang telah mengakibatkan meluapnya sejumlah sungai hingga menggenangi ratusan rumah dan ratusan hektar lahan pertanian.

Plt Kadis PU kabupaten Padang Lawas, Ir. Amirhan Hasibuan, ST, MT didampingi Kabid Pengairan tinjau pelaksanaan normalisasi sungai di desa Paringgonan Julu kecamatan Ulu Barumun.(Waspada/Ist)

Maka untuk mengantisipasi luapan sungai, pemkab Palas melalui dinas PU melakukan normalisasi sungai sekitar 600 meter di sejumlah sungai.

Termasuk di sungai Sioping/Galanggang dekat pemukiman warga lingkungan II kelurahan Pasar Sibuhuan, kecamatan Barumun, dan sungai Batang Taris yang tidak jauh dari pemukiman warga lingkungan VII kelurahan Pasar Sibuhuan.

Serta sungai Siabu yang ketika banjir akan meluap hingga ke pemukiman menggenangi rumah warga desa Batang Bulu Baru dan desa Gunung Barani kecamatan Barumun Selatan.

Normalisasi juga dilakukan di Sungai/Aek Jorbing desa Matondang, sungai Nabobar di desa Paringgonan Julu kecamatan Ulu Barumun. Selain melakukan normalisasi sungai Barumun di desa Sabarimba kecamatan Barumun Baru.

Kata Amirhan, dengan dilakukannnya normalisasi di sejumlah sungai itu diharap akan dapat mengantisipasi luapan air sungai saat datang banjir. (a30/B)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement