Breaking News
Memuat breaking news...

Pemko Didesak Perbaiki Jalan Rusak Di Medan Selayang, Tuntungan, Dan Johor

Redaksi
Redaksi
Minggu, 10 Desember 2023 - 12.08 PM WIB
Pemko Didesak Perbaiki Jalan Rusak Di Medan Selayang, Tuntungan, Dan Johor
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Dr H Ahmad Darwis, SAg, MA Ahmad Darwis (foto), mendesak Pemko Medan segera memperbaiki jalan rusak di sejumlah titik di Medan Selayang, Tuntungan dan Johor. Sebagian ruas jalan tersebut kondisinya cukup memprihatinkan, bahkan ada laporan warga telah jadi korban.

“Kita mendesak segera percepat perbaikan jalan di ruas jalan yang rusak tersebut agar tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat pengguna,” kata Darwis kepada Waspada di Medan, Minggu (10/12).

Anggota dewan Fraksi PKS Dapil Sumut 2 (Medan Barat, Helvetia, Baru, Petisah, Sunggal, Selayang, Tuntungan, Maimun, Polonia, dan Johor), itu merespon hasil resesnya di sejumlah kecamatan di Medan Selayang, Tuntungan dan Johor, pekan lalu.

Dari hasil resesnya tersebut, bacaleg DPRD Sumut Dapil Sumut 2 No urut 3, ini menerima berbagai informasi terkait sarana infrastruktur yang kondisinya cukup memprihatinkan.

Di antaranya, kondisi jalan  yang rusak di Medan Selayang, yakni Jalan Sembada XVI, XIII,  Jalan Bunga Terompet di samping Showroom Daihatsu, beberapa titik di Medan Tuntungan, yakni di Jalan Bunga Sakura, dan Medan Johor di Jalan Eka Rasmi.

Dilaporkan, kondisi jalan rusak dan berlubang itu meresahkan warga sebagai pengguna jalan, bahkan apa juga korban yang jatuh di jalan yang rusak tersebut.

Menyikapi hal itu, Ahmad Darwis mengaku prihatin dan mendesak Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDA-BMBK) merespon dan menyikapi laporan warga terkait jalan rusak tersebut.

“Jadi berdasarkan laporan warga, kita desak untuk mengaspal sejumlah jalan di Kota Medan itu, yang kondisinya sudah dianggap memprihatinkan,” ujarnya.

Karena, sambung anggota Komisi A membidangi masalah pemerintahan dan hukum ini, anggaran memang harus diprioritaskan untuk kesejahteraan warga.

Dijelaskan, anggaran juga harus digunakan efisien untuk hal yang memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi warga.

“Jangan yang sudah bagus seperti di Jl Imam Bonjol, di mana jalan tersebut dinilai masih laik untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Anehnya, dinas terkait kembali mengaspal jalan itu. Bisa dibayangkan, akan ada penambahan anggaran, khususnya pengecatan marka jalan dan taman-taman,” imbuhnya.

Sehingga, jalan tersebut  jadi mubazir anggaran, sementara masih banyak jalan yang butuh sentuhan Pemko Medan.

Ahmad Darwis juga berpendapat, Pemko Medan melalui Dinas SDA-BMBK  terkesan masih lemah mengawasi sejumlah pengerjaan proyek di instansinya.

“Harusnya paska jalan tersebut diaspal, tim yang bergerak di lapangan mengawasi dan memantau para kontraktor yang dipercayakan mengerjakan proyek, apakah pengerjaan sesuai dengan spesifikasi,” ujarnya.

Sebab, masyarakat membutuhkan infrastruktur yang baik, aman dan nyaman ketika dilalui. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement