Breaking News
Memuat breaking news...

Pemko Langsa Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut Dari BPK RI

Redaksi
Redaksi
Minggu, 18 Desember 2022 - 6.30 PM WIB
Pemko Langsa Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut Dari BPK RI
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada): Pemko Langsa meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya berturut-turut dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Aceh.

Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tersebut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Penghargaan itu diserahkan Plt. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Aceh Kementerian Keuangan, Ismed Saputra kepada Pj Wali Kota Langsa yang diwakili Plt Sekretaris Daerah Kota Langsa, Muhammad Darfian, Jumat, (16/12) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Plt Sekda Kota Langsa, Muhammad Darfian, kepada wartawan, Minggu (18/11), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan OPD dan para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Langsa atas capaian Opini WTP yang kesembilan kalinya ini.

"Capaian ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak dan berharap agar terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang," pungkasnya.

Selain menerima WTP, Plt Sekda Kota Langsa, juga menerima penyerahan buku alokasi TKD dan DIPA tahun 2023.

Turut hadir saat penyerahan penghargaan ini, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Langsa, Khairul Ichsan.(crp)

Waspada/Ist
Plt Sekda Kota Langsa, Muhammad Darfian, saat menerima WTP untuk kesembilan kalinya berturut-turut dari BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh, Jumat (16/12) malam, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement