Breaking News
Memuat breaking news...

Pemko Sabang Tangani Sampah Ekstrem Di Laut

Redaksi
Redaksi
Minggu, 4 Juni 2023 - 7.45 PM WIB
Pemko Sabang Tangani Sampah Ekstrem Di Laut
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SABANG (Waspada): Sejak beberapa hari ini sampah kiriman kembali muncul dengan jumlah banyak di kawasan teluk Sabang.

Ini akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga membawa sampah di sepanjang pesisir pantai Sabang. Sampah kiriman berupa campuran organik dan anorganik, tapi kali ini didominasi sampah plastik khususnya bungkusan makanan dan minuman.

Menangani hal ini, Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta beberapa masyarakat Kota Sabang, bersama-sama turun langsung melakukan aksi bersih-bersih sampah, dibeberapa lokasi, seperti di seputaran kawasan tugu Merah Putih dan kawasan Sabang Fair.

Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi mengatakan, para petugas DLHK, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta masyarakat telah bekerja ekstra mengangkat sampah yang menutupi permukaan laut di seputar lokasi tersebut.

"Ini kerap terjadi saat cuaca ekstrem, dan memang harus kita bersihkan. Supaya tidak merusak dan mengganggu biota laut sekitarnya, jadi sampah kita angkat dan buang ke tempat pembuangan akhir," jelas Pj Wali Kota Sabang, Minggu (4/6).

Menurutnya jika tidak segera diangkat, sampah tersebut berpotensi akan mengganggu biota laut. Selain itu, juga menganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung.

"Maka dari itu, saya mengajak seluruh masyarakat dan para pengunjung, agar selalu membuang sampah pada tempat-tempat sampah yang telah disediakan. Jangan buang sampah ke laut karena efek yang ditimbulkan akan sangat merugikan baik bagi ekosistem laut, maupun Kota Sabang yang merupakan daerah wisata," tambahnya. (b18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement