Breaking News
Memuat breaking news...

Pencurian Ban Mobil Marak, Kini PPDS Parkir Di RSUPHAM Jadi Korban

Redaksi
Redaksi
Kamis, 13 Juli 2023 - 11.33 AM WIB
Pencurian Ban Mobil Marak, Kini PPDS Parkir Di RSUPHAM Jadi Korban
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Dua unit ban mobil milik seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dicuri oleh maling saat diparkir di halaman Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) Medan.

Kepala Sub Bagian Hukum, Organisasi dan Humas RSUPHAM Rosario Dorothy Simanjuntak yang dikonfirmasi membenarkan hal ini. Dia menyebutkan, aksi pencurian tersebut terjadi, Rabu (12/7) kemarin.

"Iya semalam ada kehilangan, ban mobil milik PPDS. Lokasi parkir dekat incenerator yang memang khusus untuk peserta didik," ungkapnya, Kamis (13/7).

Saat ini, jelas Rosario, kasus tersebut sudah dilapor ke Polsek Medan Tuntungan dan ban yang hilang sudah diganti oleh RSUPHAM sore itu juga. Untuk itu, Rosario menjelaskan, selanjutnya RSUPHAM akan berurusan dengan perusahaan pengelola parkir.

"Jadi yang menanggung tetap perusahaan parkir. Hanya saja prosesnya kan lama, karena asuransi, sementara PPDS itu butuh ban mobil untuk pulang, jadi ya di-handle dulu sama RS," jelasnya.

Rosario menyebutkan, ban yang dicuri itu, dibelikan ban yang baru. Karena RSUPHAM ada memiliki kerjasama dengan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan suku cadang kendaraan bermotor.

"Semua kehilangan kendaraan di lingkungan RS akan diproses sesuai peraturan yang ada. Selama semua dokumen lengkap, parkirnya juga sesuai lokasi, pasti akan diganti rugi," pungkasnya.(cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement