Breaking News
Memuat breaking news...

Pendeta Diduga Tertembak Senapan Angin Usai Makan Malam Di Deliserdang

Redaksi
Redaksi
Selasa, 28 Juni 2022 - 9.35 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Polresta Deliserdang saat ini medalami peristiwa penembakan pendeta Fernando Tambunan 42, yang terjadi di rumahnya di Kabupaten Deliserdang, Senin (27/6). Korban diduga tertembak menggunakan senapan angin di bagian dada.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30. Tepatnya di rumah korban di Perumahan Victory Land, Desa Jaharun, Kecamatan Galang. Bermula saat korban selesai makan malam.

“Kemudian duduk duduk di teras rumahnya bersama dengan istrinya Noraya Purba. Kemudian tiba-tiba Korban berkata kepada istrinya ‘tertembak aku’ dan saksi melihat korban sudah memegang dadanya yang mengeluarkan darah,” kata Kombes Pol Irsan, Selasa (28/6).

Dijelaskan Kombes Pol Irsan, setelah melihat kejadian itu, istri korban lalu kemudian memanggil tetangga untuk meminta pertolongan.

“Kemudian datanglah tetanga korban, saksi Polin Sinaga yang langsung membawa korban RSUD Amri Tambunan,”ungkapnya.

Saat ini kata Kombes Pol Irsan korban masih dalam perawatan dirumah sakit untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Kepada korban dilakukan tindakan operasi mengeluarkan peluru guna mengetahui jenis senjata yang digunakan. Kondisi Korban hingga saat ini masih stabil dan bisa diajak berkomunikasi,”ujar Irsan

Sementara terkait pelaku penembakan Polresta Deliserdang masih menyelidikinya. Mereka di back up tim Laboratorium Forensik Polda Sumut saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (a16).

Teks foto: Lokasi rumah korban. (Waspada/ist).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement