Breaking News
Memuat breaking news...

Pengurus Gerindra Tinjau Banjir Batubara, Salurkan Bantuan Sembako

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10.54 AM WIB
Pengurus Gerindra Tinjau Banjir Batubara, Salurkan Bantuan Sembako
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (Waspada.id): Banjir melanda dua desa di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari terakhir. Rombongan DPD Partai Gerindra Sumatera Utara langsung turun tangan meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak, Kamis (16/10).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya 65 rumah, satu sekolah, dan 96 hektare lahan pertanian terendam akibat meluapnya Sungai Pagurawan. Genangan air mencapai ketinggian betis orang dewasa di Desa Pematang Panjang dan Desa Sei Muka.

Rombongan DPD Partai Gerindra Sumatera Utara dipimpin oleh Bendahara DPD Gerindra Sumut, Ibu Yin, MAP, bersama Sujatmiko (Pengusaha Nasional) dan Rudi Zulham Hasibuan (Ketua Media Indonesia Raya). Mereka didampingi oleh Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, Wakil Bupati Syafrizal, serta Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan.

Ibu Yin MAP menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Batubara. "Kami berharap persoalan ini dapat segera ditangani oleh berbagai pihak, dan masyarakat tetap sabar menghadapi ujian ini," ujarnya saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

Salah seorang warga, Rahmat, mengungkapkan bahwa banjir ini telah menjadi persoalan tahunan sejak satu dekade terakhir. Penyebab utama adalah meluapnya Sungai Pagurawan dan penumpukan delapan gundukan tanah di tengah sungai, serta penyempitan akibat alih fungsi daerah aliran sungai menjadi perkebunan sawit.

Pemerintah Kabupaten Batubara berkomitmen akan mengusulkan normalisasi sungai kepada pemerintah provinsi dan pusat. Terlihat anak-anak tetap ceria bermain air di tengah genangan banjir, meskipun kondisi cukup memprihatinkan.(rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement