Breaking News
Memuat breaking news...

Pengusaha RM Padang Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Tragis

Redaksi
Redaksi
Selasa, 10 Oktober 2023 - 10.06 PM WIB
Pengusaha RM Padang Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Tragis
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANGKALANSUSU (Waspada): Masyarakat dihebohkan dengan penemukan sesosok mayat pria dalam kondisi leher tergantung di pohon di areal kebun di warga di Dusun V, Desa Paya Tampak, Kec. Pangkalansusu, Selasa (10/10).

Mayat pria yang mengenakan baju singlet dan celana panjang warna gelap ini diperkirakan sudah lebih dari lima hari tewas, ditandai pada tubuhnya telah mengeluarkan aroma busuk yang cukup menyengat.

Saat ditemukan, kedua bola mata mayat pria ini bolong bak seperti tengkorak. Sementara, leher terlilit tali dengan posisi kedua kaki terkulai dan cecah di atas permukaan tanah yang dipenuhi gulma atau rerumputan.

Pria yang belakangan diketahui bernama Sahri, 38, warga Dusun 2 Lorong Citra, Desa Sei. Siur, Kec. Pangkalansusu, selama ini dikenal warga sebagai pemilik Rumah Makan (RM) Padang di seputaran Lorong Kurnia.

Belum diketahui secara pasti apakah pemilik rumah makan ini tewas akibat bunuh diri atau akibat korban pembunuhan. Peristiwa yang sempat mengegerkan warga 'kota minyak' ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga, Sahri, meninggalkan rumahnya, Rabu (4/10) Subuh, namun saat itu ia sama sekali tidak memberitahukan kepada sang istri ia hendak pergi kemana dan ingin menemui siapa.

Pihak keluarga shock begitu mendapat kabar warga ada menemukan sesosok mayat pria yang tergantung di pohon. Keluarga pun segera mendatangi lokasi tempat kejadian perkara dan memastikan korban adalah Sahri.

Kapolsek Pangkalansusu AKP Zul Ginting dikonfirmasi Waspada menyatakan, begitu mendapat informasi, pihaknya segera turun melakukan cek TKP (tempat kejadian perkara) dan langsung menghubungi tim Inafis Polres Langkat.

"Malam ini juga mayat dibawa ke Rumah Sakit Brimob, Medan, untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban," ujar Ginting seraya berharap pihak keluarga dan masyarakat bersabar menunggu hasil otopsi. (a10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement