Breaking News
Memuat breaking news...

Peningkatan SDM Petani Sawit Menjadi Target Prioritas DPD Apkasindo Palas

Redaksi
Redaksi
Jumat, 3 Mei 2024 - 11.06 AM WIB
Peningkatan SDM Petani Sawit Menjadi Target Prioritas DPD Apkasindo Palas
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SIBUHUAN (Waspada): Peningkatan sumber daya manusia (SDM) petani kelapa sawit di Kabupaten Padanglawas (Palas) menjadi target prioritas DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Palas.

Banyaknya persoalan petani sawit sangat erat kaitannya dengan lemahnya SDM petani sawit itu sendiri. Karena itu, salah satu target prioritas termasuk meningkatkan SDM petani sawit, kata Tongku Solah Hamonangan Daulay, SH, MH kepada Waspada.id, Jumat (3/5).

Dikatakan, dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan petani sawit, DPD Apkasindo Palas memiliki tiga program prioritas.

Selain peningkatan SDM Petani Sawit, juga membangun kerja sama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dalam upaya mewujudkan kemitraan dan penyetaraan harga antara sawit swadaya masyarakat dengan harga sawit kemitraan.

Baca juga:

https://www.waspada.id/sumut/ketua-dpd-apkasindo-palas-siap-perjuangkan-kesejahteraan-petani-sawit

Selanjutnya mewujudkan program sertifikasi dan mendapatkan kepastian hukum atas kepemilikan lahan petani sawit di Palas.

Di sisi lain, melakukan konsolidasi organisasi dan restrukturisasi pengurus DPD, begitu juga Dewan Pengurus Unit di tingkat kecamatan yang saat ini baru terbentuk di 12 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada.

Di samping itu juga berkolaborasi sekaligus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka penyelesaian Perkebunan Sawit Rakyat (PSR) yang berada dalam kawasan, khususnya para petani sawit anggota Apkasindo, jelas Tongku Solah. (a30/B)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement