Breaking News
Memuat breaking news...

Penjual Bumbu Ditemukan Tewas Di Pinggir Jalan Raya Kutalimbaru

Redaksi
Redaksi
Senin, 11 Maret 2024 - 6.27 PM WIB
Penjual Bumbu Ditemukan Tewas Di Pinggir Jalan Raya Kutalimbaru
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Seorang wanita diketahui bernama Sanda Kumari,56, ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan raya di Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Senin (11/3) sekira pukul 05:30.

Korban yang sehari-harinya berjualan bumbu di Pajak Rebo, Sunggal ini ditemukan terkapar dalam kondisi mengenaskan dan terdapat tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuhnya.

Seorang warga menuturkan, korban ditemukan terkapar dengan kondisi tak bernyawa lagi.

"Penemuan mayat ini tadi pagi, sekitar jam 05.30 WIB," ujar Eddy salah seorang warga sekitar kepada wartawan.

Eddy menuturkan, warga yang melihat temuan mayat ini kemudian melaporkannya kepada Polsek Kutalimbaru. Tak lama berselang, personel Polsek Kutalimbaru bersama dengan Tim Inafis Polrestabes Medan kemudian turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Korban seharinya berjualan bumbu di Simpang 4 Pajak Rebo Sunggal namun rumahnya di Kutalimbaru," tutur Eddy.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Iptu Ervan L Siahaan ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat wanita penjual bumbu yang diduga tewas dibunuh.

"Iya (korban pembunuhan), kita sudah turun ke TKP dan melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Ervan melanjutkan dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku pembunuhan sadis tersebut. Diduga, pelaku merupakan orang dekat korban.

"Untuk identitas tersangka sudah diketahui, saat ini petugas sedang melakukan pengejaran," pungkasnya.(m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement