Breaking News
Memuat breaking news...

Penjual Ikan Meninggal Dalam Warung Kosong

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Mei 2024 - 6.09 AM WIB
Penjual Ikan Meninggal Dalam Warung Kosong
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

IDI (Waspada): Salah seorang penjual ikan basah ditemukan meninggal dunia dalam kios miliknya di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kuala Idi, Aceh Timur, Rabu (29/5) sekira pujul 14:56. Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satreskrim Polres Aceh Timur telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi.

Diketahui, mayat tersebut bernama Nur Zamirtada alias Tgk Amir, 60, asal Paya Teungoh, Simpang Keramat, Aceh Utara. Keseharian dia berjualan ikan di Pasar PPN Idi. Ikan yang dibeli dari kapal dengan harga murah dapat dijual sesuai denga harga pasar, sehingga Tgk Amir bisa bertahan hidup dengan modal yang pas-pasan.

Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suyandaru SIK, melalui Kasi Humas AKP Agusman Said Nasution SH, membenarkan adanya temuan mayat di Komplek PPN Idi. Mayat awalnya ditemukan warga dalam sebuah warung kosong. "Petugas Unit INAFIS tadi sudah melakukan olah TKP dan identifikasi," katanya.

Dia menambahkan, hasil identifikasi bersama petugas kesehatan pihaknya sama sekali tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Tgk Amir, sehingga petugas menyerahkan jenazah ke pihak keluarga untuk difardhukifayahkan di Aceh Utara.

Dari keterangan keluarga diketahui bahwa Tgk. Amir selama ini mengalami sakit diabetes disertai muntah darah. Terbukti, di sisi jasadnya petugas menemukan sejumlah jenis obat yang biasanya diminum penderita diabetes. "Penyerahan jenazah juga disaksikan aparat desa dan relawan sosial dari unsur TKSK," pungkas Agusman Said Nasution. (b11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement