Breaking News
Memuat breaking news...

Penting, Literasi Finansial Dalam Kurikulum Merdeka

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 2.23 PM WIB
Penting, Literasi Finansial Dalam Kurikulum Merdeka
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Literasi finansial menjadi salah satu kompetensi yang sangat penting dalam kurikulum Merdeka. Tujuannya adalah mewujudkan kemampuan siswa dalam mengelola kemandirian finansial dalam kehidupannya.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (BSKAP Kemendikbudristek), Anindito Aditomo dalam giat sosialisasi pendidikan literasi yang digelar Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbudristek lewat kanal Youtube, Jumat (18/10/2024).

Literasi finansial dalam kurikulum merdeka bukan sekedar materi pembelajaran yang nantinya dituangkan dalam kertas ujian. Yang diinginkan adalah, bagaimana literasi ini memampukan setiap murid untuk menjadi mandiri, tahap demi tahap dalam setiap proses pembelajarannya.

Dikatakan pria yang akrab disapa Nino, rendahnya literasi finansial berdampak tidak hanya bagi pribadi siswa, tetapi juga keluarga terdekatnya. Seperti diketahui, kemajuan teknologi belakangan ini, membuat banyak orang terlena dan mengalami kondisi finansial buruk akibat keliru memahami finansial berbasis digital.

"Literasi finansial ini bukan sekedar bagaimana cara menghindari seseorang terlilit hutang online, tetapi juga memberi edukasi gaya hidup yang menunjang keputusan finansial terbaik," kata Nino.

Pendidikan Literasi Finansial merupakan salah satu isu prioritas dalam Kurikulum Merdeka. Melalui upaya ini, peserta didik dapat memahami dan mempersiapkan diri sejak dini dalam mengelola finansial secara lebih bijak, sehingga mereka mampu menjadi generasi produktif menuju Indonesia Emas.

Selain menghadirkan Kepala BSKAP, siaran langsung webinar dengan tajuk “Bergerak Bersama untuk Pendidikan Literasi Finansial dalam Kurikulum Merdeka" juga menghadirkan sejumlah pembicara lain yakni, Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kalimantan Barat;
⁠Mohamad Ikhwan, Kepala SMAN 3 Pontianak, Kalimantan Barat; dan Nurliza Noviyanti, Guru Bidang Studi Ekonomi, SMA Garuda Cendekia.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement