Breaking News
Memuat breaking news...

Pentingnya Bangun Kebiasaan Financial Individu Sejak Dini

Redaksi
Redaksi
Selasa, 18 Agustus 2026 - 5.23 PM WIB
Pentingnya Bangun Kebiasaan Financial Individu Sejak Dini
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati(ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati, menekankan, pentingnya membangun kebiasaan finansial individu sejak dini, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memiliki dampak terhadap perekonomian nasional.

“Satu kebiasaan baik menabung sejak dini membangun karakter finansial untuk masa depan Indonesia,” sambutan Anis pada agenda Program Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026 yang digelar di dalam rangkaian Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta, Selasa, (18/8/2026).

Menurutnya, perspektif menabung harus bergeser dari sebagai aktivitas finansial menjadi menabung sebagai fondasi pembentukan karakter finansial.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen RI, Prof. Atip Latipulhayat, yang turut hadir menyampaikan, bahwa literasi keuangan merupakan salah satu fondasi Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Literasi keuangan bukan hanya terkait menghitung uang, tetapi juga membentuk perilaku mampu menahan diri dari keinginan konsumtif. Anak yang mampu membentuk perilaku dalam mengendalikan tubuh dan emosinya lewat 7 kebiasaan ini akan lebih mudah mengendalikan keuangannya saat dewasa nanti,” kata Atip.

Sementara itu, Sekjen Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Utomo mengatakan, bahwa pembiasaan menabung dan bijak kelola keuangan sangat sesuai dengan nilai-nilai Pramuka. Dalam Dasa Dharma Pramuka ke-7 anggota diharapkan dapat menjadi pribadi yang hemat, cermat dan bersahaja.

“Urusan menabung ini ada kaitannya dengan Dasa Dharma ketujuh: hemat, cermat, dan bersahaja,” tutur Bachtiar.

Menurutnya, kebiasaan menabung sejak usia muda dapat membantu dalam membentuk jiwa entrepreneur di masa depan.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan generasi muda untuk membangun kecakapan mengelola keuangan secara bijak, membentuk perilaku finansial yang positif, dan mempersiapkan kesejahteraan di masa depan.

"Berbagai kegiatan literasi keuangan yang menargetkan generasi muda terus digelar OJK," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono.

Dalam Talkshow Leaders Insight Pramuka Cakap Keuangania ia mengatakan, bahwa kemampuan mengelola keuangan perlu dibangun sejak usia muda melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Menurut Dicky, generasi muda perlu memiliki kemampuan mengambil keputusan keuangan secara bijak dan tidak mudah terpengaruh tren maupun gaya hidup.

“Kunci masa depan yang kita bisa lakukan itu ada di cara kita mengelola keuangan. Mengelola keuangan itu artinya adalah jalan menuju bahagia,” katanya.

Dicky menekankan pentingnya membangun perilaku keuangan yang positif melalui kebiasaan sederhana, termasuk menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Kegiatan LIKE IT tersebut diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri sebanyak 3.500 anggota Pramuka Penggalang.

Dari kegiatan ini para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung, mengelola uang secara bijak, serta mempersiapkan kebutuhan dan tujuan keuangan sejak usia muda.

Aliansi strategis yang dibangun antara OJK, Kemendikdasmen, dan Kwarnas Gerakan Pramuka dalam Leaders Insight merupakan upaya bersama dalam mencetak anggota pramuka yang kelak menjadi Pemimpin Bangsa Indonesia sebagai agen perubahan melalui duta literasi keuangan.

Semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan yang mendorong generasi muda agar menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan. (Id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement