Breaking News
Memuat breaking news...

Penyakit Malaria Mewabah Di Kecamatan Simuk, Nisel, 2 Meninggal Dunia

Redaksi
Redaksi
Kamis, 28 Maret 2024 - 4.35 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TELUKDALAM, Nisel (Waspada): Puluhan warga dari enam desa di Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan dilaporkan positif terjangkit penyakit malaria. Dari 34 orang yang positif malaria tersebut, 2 orang telah meninggal dunia.

Kadis Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, melalui Kabid Yankes Emanuel Duha, SE M.AP kepada Waspada, Rabu (27/3) malam membenarkan saat ini enam desa di Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan dilanda gejala penyakit malaria.

Emanuel Duha menyebutkan dari puluhan warga yang mengalami sakit malaria tersebut dua orang telah meninggal dunia.

Menurut Emanel Duha begitu ada laporan kejadian kemarin, pihaknya langsung mengambil tindakan penanganan. Mulai Senin (25/3) yang lalu, Kabid P2PM dan tim medis dari Kabupaten Nias Selatan langsung turun ke Pulau Simuk dengan membawa kelambu, obat-obatan, dan melakukan fogging.

"Hari ini Kadis Kesehatan Kabupaten Nias Selatan beserta empat orang dokter langsung ke Pulau Simuk untuk melakukan pengobatan serta pengecekan kesehatan secara massal kepada seluruh warga Simuk," pungkas Emanuel Duha.

Sementara Camat Simuk, Gentelman Bago kepada Waspada, wabah penyakit malaria yang melanda wilayah Simuk sudah berjalan kurang lebih tiga minggu, tapi masih dapat ditangani oleh pihak Puskesmas setempat, namun dalam beberapa hari terakhir ini jumlah warga yang terjangkit semakin hari kian bertambah.

"Dari puluhan pasien yang sakit sebelumnya mereka diberikan rujukan, menurut pemeriksaan dari pihak Puskesmas Simuk bahwa hasil rapittes demam berdarah jenis malaria," jelas Gentelman.

Dari puluhan warga orang yang mengalami sakit malaria, dua orang telah meninggal dunia yakni Mersin Fanaetu, pr,13, dan Triyames Hondro, lk,13 tahun. Kedua korban masih pelajar Sekolah Menengah Pertama.

"Sementara puluhan orang yang masih terjangkit penyakit tersebut masih dalam penanganan pihak medis saat ini," ungkap Gentelman.

Menanggapi mewabahnya penyakit malaria di Kecamatan Simuk, Amoni Zega tokoh masyarakat di wilayah Kepulauan Batu dan merupakan Caleg terpilih DPRD Nisel berharap kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, agar penanganan demam berdarah atau malaria yang terjadi di Kecamatan Simuk, segera dapat melakukan reaksi cepat guna mencegah semakin banyaknya korban.

Sementara dari pantauan Waspada, Rabu (27/3) malam sekira pukul 19.30 WIB, salah seorang pasien sakit malaria dari P. Telo bernama Ina Alseo Famaugu warga Simuk tiba di Pelabuhan Lama Telukdalam dan langsung dievakuasi menggunakan ambulance yang sebelumnya sudah menunggu untuk dirujuk ke RS Thomens Nias di Kota Gunungsitoli (a26/chbg)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement