Breaking News
Memuat breaking news...

Penyebab Kematian Mahasiswi USU Mahira Dinabala Tunggu Hasil Autopsi

Redaksi
Redaksi
Rabu, 17 Mei 2023 - 2.06 PM WIB
Penyebab Kematian Mahasiswi USU Mahira Dinabala Tunggu Hasil Autopsi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Penyebab kematian wanita muda yang ditemukan membusuk di Perumahan Rivera, Medan Amplas, 3 Mei lalu masih misteri.

Kapolsek Patumbak melalui Kanit Reskrim AKP Ridwan dikonfirmasi, Rabu (17/5) mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi jasad wanita yang diketahui bernama Mahira Dinabala, seorang mahasiswi USU itu.

"Kalau memang hasil autopsi forensik ada temuan kandungan tidak wajar, maka kita akan lakukan penyelidikan," ujar Ridwan.

Ia menyebutkan, saat jenazah ditemukan, di sekitar lokasi jasad didapati cairan anti nyamuk, benda mirip tawas dan lainnya, dan tidak ada kejanggalan. Hanya saja kondisinya sudah membusuk dari wajah hingga ke tubuhnya.

"Kalau dianggap janggal, silahkan saja. Kita akan lakukan semua prosedurnya. Tapi perlu diketahui, pembusukan terhadap mayat itu memang didahului dari wajah," sebut Ridwan.

Dia mengaku, sudah sempat hendak melakukan visum dan autopsi terhadap korban usai ditemukan 3 Mei 2023 di Perumahan Rivera, Medan Amplas.

Namun ketika itu pihak keluarga sempat meminta tidak dilakukan autopsi. Tetapi belakangan, pihak keluarga membuat laporan sehingga dilakukan pembongkaran makam korban.

"Hasil autopsi itu nanti yang bisa mengetahui, apakah ada kejanggalan bekas luka benda tumpul atau lainnya dan kandungan zat di dalam lambung korban," ujarnya.

Namun Ridwan mengaku belum mengetahui kapan hasil autopsi bisa diperoleh pihaknya. "Kita tunggu sajalah, pimpinan yang tahu itu," kata dia.

Sebelumnya, jenazah wanita yang diketahui seorang mahasiswi USU Mahira Dinabila, ditemukan di Kompleks Rivera, Kecamatan Medan Amplas.

Kemudian pada Sabtu 13 Mei 2023 Labfor Polri, Biddokes Poldasu dan Polrestabes Medan membongkar makam korban di pemakaman umum perumahan Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Polisi telah memeriksa saksi lebih dari enam orang, termasuk ayah angkat korban. Penyidik juga memeriksa surat wasiat yang diduga dibuat korban, yang ditemukan tak jauh dari jenazah.

Saat ditemukan, bagian kepala korban nyaris jadi tengkorak, sementara tubuhnya masih utuh.(m10)

Waspada/Ist
Foto Mahira Dinabila saat masih hidup

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement