Breaking News
Memuat breaking news...

Penyebab Oli Cepat Habis Walau Knalpot Tak Ngebul

Redaksi
Redaksi
Kamis, 23 Januari 2025 - 8.14 PM WIB
Penyebab Oli Cepat Habis Walau Knalpot Tak Ngebul
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kebahagiaan merasakan sensasi berkendara meyenangkan bersama motor kesayangan terkadang membuat orang lalai pada pentignya perawatan. Salah satunya tidak menyadari bahwa bagian penting seperti oli pada motor sudah sangat berkurang, dikarenakan tidak mengeluarkan asap putih di bagian knalpotnya.

Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara dengan semangat satu hati mengungkapkan bahwa biasanya ketika oli mesin berkurang, maka biasanya kenalpot akan mengeluarkan asap putih.

Menurutnya, bisa saja kondisi tersebut tidak ditandai keluarnya asap putih, namun harus dilakukan pengecekan pada beberapa bagian yang menyebabkan hal tersebut terjadi.

Menurut Instruktur Technical Honda ini, untuk mengetahui apa yang menyebabkan knalpot tidak ngebul meski oli hampir habis, maka ada beberapa bagian yang harus diperiksa dengan teliti.

Pertama, lakukan pengecekan di bagian luar terlebih dahulu, apakah ada tetesan oli di lantai atau bagian mesin terlihat becek/basah akibat oli. Jika ternyata ada bagian yang bocor tentu harus segera diganti, agar oli mesin tetap terjaga volumenya dan kondisi part di dalam mesin tetap aman.

Bagian kedua yang harus diperiksa yaitu seal klep yang menjadi salah satu part sering menjadi biang keladi oli mesin cepat habis. Namun biasanya jika seal klep mengalami kebocoran, sudah dipastikan 100% knalpot akan ke luar asap putih. Namun oli mesin cepat habis knalpot tidak mengeluarkan asap putih, maka kemungkinan besar bukan dari seal klep.

Hal ketiga, oli mesin sering habis juga bisa dikarenakan oli mesin terbakar di ruang bakar, namun beberapa motor tidak mengalami ngebul asap putih di knalpot tapi oli mesin tetap terus berkurang bahkan habis. Indikasinya adalah kondisi ring piston yang sudah aus sehingga kompresi bocor.

Erwin Chandra menambahkan, lalai melakukan pengecekan pada ketersediaan oli motor dapat menyebabkan kerusakan atau aus pada berbagai komponen lainnya dalam mesin. Bahkan jika kerusakan cukup parah mau tidak mau harus dilakukan bongkar mesin atau turun mesin dengan biaya yang besar. “Karena itu, lakukan pengecekan berkala di bengkel resmi AHASS untuk menjaga kondisi setiap komponen agar selalu prima,” katanya. (rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement