Breaking News
Memuat breaking news...

Perayaan HGN Ke-77 Di SMAN 13 Diwarnai Beragam Lomba

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 26 November 2022 - 12.10 AM WIB
Perayaan HGN Ke-77 Di SMAN 13 Diwarnai Beragam Lomba
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) ke-77 di SMAN 13 Medan, meriah dengan menggelar beragam perlombaan.

Kepala SMAN 13, Fauziah Hasibuan, Jumat (25/11) menyampaikan, dalam perayaan HGN tahun ini diawali dengan upacara bendera dengan suasana yang berbeda, karena kepala sekolah, para guru dan pegawai di sekolah ini menggunakan busana daerah, sesuai arahan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Adapula pemotongan nasi tumpeng dan kue tart sebagai perlambang perayaan HGN tahun 2022 ini yang penuh kegembiraan.

Saat menjadi Pembina upacara, Fauziah Hasibuan membacakan pidato Mendikbudristek Nadiem Makarim, antaranya menyebutkan bahwa tiga tahun yang lalu, kita melepas jangkar dan membentangkan layar kapal besar bernama Merdeka Belajar.

Mungkin di antara kita sampai hari ini masih ada yang ragu untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajaran di kelas atau dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan.

Memang, pada dasarnya tidak ada perubahan yang membuat kita nyaman. Jika masih nyaman, itu artinya kita tidak berubah.

"Platform Merdeka Mengajar bagi guru, yang kami luncurkan pada awal tahun ini, sepenuhnya kami rancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi," sebut Mendikbudristek.


Bersama Ketua Komite Drs Zulkarnaen, Fauziah mengakui pidato Mendikbudristek tentang perubahan pola belajar mengajar perlu diterapkan. Apalagi terkait guru memang perlu berkarya dan berkolaborasi dan pihaknya sudah melakukan hal itu.

Hal lain disampaikan Fauziah, guna menyemarakkan HGN tahun ini, dilaksanakan berbagai lomba untuk menambah suasana akrab antara guru dan siswa.

Tampilan guru di depan murid diharapkan menjadi momen berbeda dari hari biasanya.

"Bahagia kami bersama menyaksikan tampilan guru berekspresi di depan peserta didik, dengan menunjukkan kepribadiannya masing-masing. Sedangkan lombanya ada vokal solo,mlomba masakan tradisional dan lomba penggembira, seperti lomba lari goni, dan jalan cepat dengan menggunakan balon," pungkasnya.(m22)

Waspada/Anum Saskia
Kepala SMAN 13 Medan meninjau stand lomba masakan tradisional dengan peserta para guru.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement